7 Calhaj Tegal Belum Jadi Berangkat karena Tak Sehat

Sejumlah calhaj dan petugas haji berfoto bersama di kompleks Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (18/7 - 2018). (Solopos/Iskandar)
18 Juli 2018 20:15 WIB Iskandar Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji  (PPIH) Embarkasi Solo terpaksa menunda keberangkatan tujuh calon haji (calhaj) dari Kabupaten Tegal ke Tanah Suci. Penundaan keberangkatan para calhaj karena alasan kesehatan.

“Setidaknya sampai pukul 09.30 pagi ini keberangkatan mereka ditunda karena persoalan kesehatan. Hal itu ditetapkan setelah tim kesehatan menyatakan mereka tidak layak berangkat,” ujar Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Afief Mundzir, ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/7/2018).

Kendati demikian, nasib para calhaj tersebut belum final. Kondisi kesehatan mereka bisa jadi mengalami perkembangan baik sehingga dinyatakan layak diterbangkan ke Tanah Suci.

Jika ternyata kesehatan mereka berkembang ke arah baik dan dinyatakan layak terbang, mereka akan disertakan pada kelompok terbang (kloter) terdekat yang akan berangkat.

Hingga Rabu siang, sudah ada empat kloter yang berangkat dengan jumlah 1.429 calhaj. Dia bersyukur sebab sampai saat ini mereka dalam keadaan sehat.

Sementara itu rombongan dari Kabupaten dan Kota Pekalongan sudah masuk Asrama Haji Donohudan pada Rabu pagi. Total calhaj  dari kedua daerah tersebut ada 360 orang.

Gelombang kedua calhaj dari Kabupaten dan Kota Pekalongan masuk di Asrama Haji Donohudan pukul 20.00 wIB ini. Jumlahnya sama yakni 360 orang.

Sementara itu pada Kamis (19/7/2018) sesuai jadwal ada empat kloter yang masuk di Asrama Haji Donohudan. Keempat kloter itu berasal dari Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Brebes. “Berdasar catatan kami masing-masing kloter itu terdiri atas 360 orang,” ungkap dia.