Anies Baswedan Pastikan Tak Maju di Pilpres 2019

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau penyegelan di Pulau D reklamasi Teluk Jakarta, Jakarta, Kamis (7/6 - 2018) lalu. (Antara / Dhemas Reviyanto)
18 Juli 2018 16:40 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Teka-teki majunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2019 akhirnya terjawab. Anies menegaskan tidak akan maju baik sebagai calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2019. Dia mengaku memilih fokus memimpin Ibu Kota.

"Jelas tidak [maju Pilpres 2019]. Pokoknya sekarang saya di Jakarta. Insya Allah (tetap) di Jakarta," ujar Anies di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2018), dilansir Suara.com.

Lalu, bagaimana dengan pertemuannya dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto beberapa waktu lalu? Menurut Anies, pertemuan dengan sejumlah pemimpin partai dalam beberapa pekan terakhir itu bukan untuk membahas kemungkinan maju sebagai peserta Pilpres, melainkan pembenahan Jakarta.

Anies mencontohkan pertemuan dirinya dengan Ketua PAN Zukifli Hasan adalah untuk membahas penyegelan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Dia juga bertemu Zulkifli Hasan karena diundang menghadiri halalbihalal Pemimpin Pusat Muhammadiyah.

“Saya dipanggil masak tak datang. Ketua MPR [Zukifli Hasan] mengundang minta kejelasan soal reklamasi, lalu halalbihalal setelah lebaran,“ tuturnya.

Anies juga mengakui, pertemuan dengan Presiden PKS Sohibul Iman adalah untuk bersilaturahmi seusai Idul Fitri 1439 Hijriah. Karenanya, dia menegaskan tetap fokus memimpin Jakarta. ”Soal tingkat nasional, calonnya sudah ada, Pak Jokowi dan ada juga Prak Prabowo,” kata Anies Baswedan.

Sebelumnya, dua parpol sudah menyatakan sambutannya jika Anies maju di Pilpres 2019 sebagai capres. Jika sebelumnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajukan Anies jadi capres ketimbang jadi cawapres Prabowo Subianto, hal serupa dinyatakan Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketua DPP PAN, Yandri Susanto, mengaku partainya tidak mempersoalkan jika Gerindra mengalihkan mandat dari Prabowo Subianto ke Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2019. "Kalau misalkan Pak Prabowo menyerahkan mandat itu kepada Anies ya bagus juga," kata Yandri kepada Bisnis/JIBI, Jumat (6/7/2018). 

Meski demikian, Partai Gerindra menegaskan hanya akan mengusung Prabowo Subianto sebagai capres. Sedangkan PKS yang mendukung jika Anies menjadi capres, tidak setuju jika mantan Mendikbud tersebut menjadi cawapres.