Diam-Diam Bertemu, Puan Ingin Belajar Berkuda Sama Prabowo

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menerima buku dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kantor PBNU Jakarta, Senin (16/7/2018) malam. (Antara/PBNU - Junaidi Mahbub)
18 Juli 2018 05:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu diam-diam dengan politikus senior PDIP Puan Maharani tanpa diketahui wartawan. Padahal wartawan sejak siang menunggu Puan di rumah Prabowo, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2018). Prabowo mengungkap hal menarik dari pertemuan itu.

Sebelumnya, santer terdengar bahwa pertemuan antara Prabowo dengan Puan akan dilakukan di rumah itu. Namun tanpa sepengetahuan wartawan, Prabowo keluar dengan menggunakan mobil putih. Ia kembali pada pukul 17.14 WIB dengan menggunakan mobil yang berbeda.

Saat dikonfirmasi, Prabowo pun menolak untuk memberitahu secara pasti dimana pertemuan tersebut dilakukan. "Ada deh, masa semuanya dikasih tahu," kata Prabowo di rumahnya, Selasa (17/7/2018).

Namun Prabowo membenarkan jika dirinya baru saja bertemu dengan Menko PMK tersebut. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai tanda persahabatan dan kekeluargaan. Sebab, ia mengklaim hanya membicarakan hal-hal yang ringan. "Baru saja saya berjumpa dengan mbak Puan," kata Prabowo.

Dalam pertemuan itu, kata Prabowo, Puan Maharani mengatakan ingin belajar berkuda dengannya di Hambalang, Bogor. Sebelumnya, Prabowo dan Puan sempat merencanakan pertemuan pada Sabtu (7/7/2018) lalu, namun pertemuan tersebut urung dilakukan karena Puan yang harus berangkat ke luar kota.

Prabowo merasa senang akhirnya bisa bertemu dengan anak bungsu dari Megawati Soekarnoputri itu. "Saya sangat gembira dengan pertemuan itu. Beliau bilang mau belajar naik kuda di Hambalang," kata Prabowo.

Prabowo menyebut pertemuan itu sebagai pertemuan kekeluargaan, ia mengelak jika mereka membahas hal-hal berat yang terkait dengan Pilpres 2019. "Prinsipnya kita ingin menjalin persahabatan, kekeluargaan semua anak bangsa kan kita ingin yang terbaik tapi diantara saudara juga ada yang saling menegur, mengingatkan kan begitu," jelasnya.

Orang nomor satu di Gerindra itu pun menginginkan adanya pertemuan selanjutnya dengan Menteri Kemenko PMK tersebut meskipun masing-masing dari mereka berasal dari partai berseberangan.

"Itu kan, maunya itu. Persahabatan ya persahabatan, kalau nanti kita tetap umpamanya menempuh jalan politik lain kan nggak ada masalahnya bersahabat kan begitu kan," pungkasnya.

Tokopedia

Sumber : Suara.com