Pemilu 2019, Gerbong Pindah Parpol & Pesohor Jadi Caleg

Ilustrasi calon anggota Legislatif (caleg). (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
18 Juli 2018 03:30 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARATA — Perpindahan partai dan hijrahnya sejumlah pesohor menjadi politikus mewarnai hari terakhir pendaftaran Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, Selasa (17/7/2018). Di antara mereka ada mantan menteri dan mantan kepala daerah.

Mantan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel memutuskan terjun sebagai calon anggota legislatif (caleg) melalui Partai NasDem. Sebelumnya, pengusaha nasional itu dikenal sebagai politikus Partai Golkar.

Tokopedia

“Selain Gobel, ada juga mantan Menpora era Soeharto, Hayono Isman, yang masuk Nasdem,” ujar Sekjen Partai Nasdem Jhonny G Plate, Selasa (17/7/2018). Sebelumnya, Hayono berkiprah di Partai Demokrat.

Sedangkan dari kalangan birokrat daerah ada juga mantan politisi Golkar, Syahrul Yasin Limpo, yang bergabung dalam daftar caleg Nasdem. Mantan Gubernur Sulsel itu sebelumnya pernah bernaung di Partai Golkar bersama sang Ketua Umum, Surya Paloh.

Barisan Nasdem juga diperkuat oleh mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Dadang Rusdiana. Dadang membeberkan ada banyak kader Hanura yang pindah ke Nasdem, di antaranya Arief Suditomo, Fauzih H. Amroh, Rufinus Hotmaulana Hutauruk, dan Dossy Iskandar.

Sedangkan pesohor yang mamasuki dunia baru sebagai caleg parpol adalah Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi. Johan mendaftar sebagai caleg dari PDIP.

Sementara itu, setelah kalah di Pilkada Sumatra Utara (Sumut), Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus juga akan menjadi DPR dari PDIP. Keduanya akan mendaftar menjadi caleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatra Utara (Sumut).