Obor Asian Games 2018 akan Dibawa Keliling Solo Lewat Jalan Ini

Mantan atlet bulu tangkis Susi Susanti (tengah) membawa api obor Asian Games 2018 turun dari pesawat setibanya di Lanud Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (17/7 - 2018). (Antara/Ismar Patrizki)
17 Juli 2018 19:05 WIB Irawan Sapto Adhi Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perhubungan (Dishub) Solo mengimbau masyarakat atau para pengendara untuk menghindari ruas jalan di Kota Bengawan yang bakal dilalui oleh pelari pembawa obor Asian Games 2018 pada Kamis (19/7/2018). Hal itu supaya warga tidak terjebak kepadatan arus lalu lintas saat acara.

Beberapa ruas jalan di Solo yang bakal dilalui pelari pembawa obor Asian Games, antara lain Jl. Adisucipto, Jl. A. Yani, Jl. Slamet Riyadi, dan Jl. Jend. Sudirman. Menurut rencana, pelari pembawa obor Asian Games 2018 tiba di Solo tepatnya di Tugu Makuta, Kelurahan Karangasem, Laweyan, Solo, pada pukul 11.00 WIB.

Di lokasi tersebut, atlet pembawa obor akan disambut oleh rombongan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. Obor yang dibawa pelari tersebut kemudian diserahkan kepada Wali Kota untuk diberikan kepada atlet lain yang bertugas membawa obor ke lokasi kedua di depan Gedung DPRD Solo.

Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, mengatakan pada saat pelari pembawa obor Asian Games tengah melintas di Jl. Adisucipto dari Tugu Makuta sampai Patung Wisnu atau perempatan SPBU Manahan, arus lalu lintas kendaraan dari arah barat ke timur akan dialihkan menuju Jl. Adi Sumarmo dan Jl. Slamet Riyadi melalui perempatan Colomadu atau pertigaan Hotel Alana.

Dia menyebut pelari pembawa obor Asian Games sedikitnya akan berhenti di tiga lokasi untuk melakukan estafet atau menyerahkan obor ke atlet lain. Selain depan Gedung DPRD, pelari di akan melakukan estafet di depan Kantor Pos Jajar dan SPBU Manahan.

“Kami minta kepada masyarakat pengguna jalan yang tidak berkepentingan dalam acara ini diharapkan untuk bisa melakukan manajemen waktu dan rute menghindari rute kirab. Kami akan melakukan buka tutup arus menyesuaikan kedatangan pelari pembawa obor,” kata Ari saat diwawancarai solopos.com setelah menggelar rapat pertemuan membahas persiapan Torch Relay Asian Games 2018 di Kantor Dishub, Selasa (17/7/2018) siang.

Setelah dari Jl. Adisucipto, pelari pembawa obor akan berlari menuju Jl. Slamet Riyadi dengan melewati Jl. A Yani. Dia menyebut di Jl. A. Yani, pelari pembawa obor Asian Games 2018 rencananya juga akan berhenti untuk melakukan estafet sebanyak tiga kali yakni di SD Dukuh Kerten, depan Club Solo Sehat, dan depan Rumah Makan Madukoro.

“Setelah itu pelari pembawa obor akan masuk Jl. Slamet Riyadi,” jelas Ari. Di Jl. Slamet Riyadi, Ari menyampaikan, pelari pembawa obor Asian Games 2018 rencananya bakal berhenti di 10 lokasi untuk melakukan estafet.

Pada pukul 12.00 WIB, pelari pembawa obor dijadwalkan sampai di lokasi ke-14 yakni barat Stadion Sriwedari. Kedatangan pelari di Jl. Bhayangkara tersebut bakal disambut dengan acara penyambutan kedua yang kemungkinan dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Setelah dari barat Stadion Sriwedari, pelari bakal melakukan estafet di depan Kantor Bank BTN Solo, depan Toko Kumala, depan Toko Elektronik Keprabon, dan terakhir di Bundaran Gladak.

“Dari Bundaran Gladak, pelari kemudian menuju ke lokasi finis di halaman Balai Kota Solo,” terang Ari.

Berikut 18 Lokasi Estafet Pelari Pembawa Obor Asian Games 2018 di Solo:

  1. Tugu Makuta 
  2. Depan Gedung DPRD Solo
  3. Kantor Pos Jajar
  4. SPBU Manahan
  5. SD Dukuh Kerten
  6. Club Sehat Solo
  7. Rumah Makan Madukoro
  8. Jiwasraya
  9. Tugu Tabanas
  10. PLN Purwsori
  11. Pizza Hut
  12. Grapari Telkomsel
  13. Loji Gandrung
  14. Barat Stadion Sriwedari 
  15. BTN Slamet Riyadi
  16. Toko Kumala
  17. Toko Elektronik Keprabon
  18. Bundaran Gladak 

Finis: Balai Kota Solo