Menteri Termuda Malaysia Ngefans Jokowi

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman (kiri), dan Presiden Joko Widodo (kanan). (Instagram/syedsaddiq)
16 Juli 2018 08:30 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, PALEMBANG  — Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahman, berkesempatan mengecek lokasi digelarnya Asian Games di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (13/7/2018). Pada kesempatan itu, sang menteri termuda di Malaysia tersebut juga berkesempatan berada di satu mobil dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Di sela-sela perbincangannya bersama Jokowi, Syed Saddiq mengakui dirinya mengidolakan orang nomor wahid di Indonesia tersebut. "Hari Ini saya bersama Bapak Presiden [Jokowi] yang merupakan idola saya dan idola anak muda di Malaysia juga di Indonesia," ungkap menteri yang namanya kini viral tersebut melalui video yang diunggah ke akun Instagramnya, @syedsaddiq.

 

A post shared by Syed Saddiq (@syedsaddiq) on Jul 13, 2018 at 7:10pm PDT

Sementara itu, Jokowi juga mengaku senang bisa berada satu mobil dengan sang menteri tampan asal Malaysia. "Ini saya satu mobil dengan Bro Saddiq. Saya senang sekali ada menteri yang smart, cerdas, satu mobil dengan saya," ungkap sang presiden.

Jokowi pun berharap Indonesia dapat terus menjalin hubungan baik dengan Malaysia. "Indonesia dan Malaysia saudara serumpun mari kita bersama-sama bekerja sama dalam segala bidang, investasi, perdakangan, tenaga kerja, semuanya harus baik," ungkap Jokowi.

Harapan Jokowi itu pun tak luput diamini Syed Saddiq. "Kita serumpun, saudara selama-lamanya," ujar Saddiq pada akhir video.

Selain mengaku mengidolakan Jokowi, Saddiq menilai Jokowi merupakan orang yang cukup baik. "Orangnya sangat baik dan senang didekati," beber menteri tampan yang namanya viral tersebut.

Saddiq merasa senang karena Jokowi bersedia memanggilnya dengan sapaan "bro". Bagaimana tidak? Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut memang lebih suka dipanggil dengan sapaan tersebut agar terdengar muda dibanding dengan sapaan yang lebih formal dan terdengar kaku.

Sama dengan Jokowi, Syed Saddiq berharap hubungan Indonesia dan Malaysia akan semakin baik ke depannya. "Kami berdua menekankan berupaya meningkatkan hubungan bilateral dan bergerak maju sebagai satu kesatuan. Akan ada jalan bergelombang di depan, tetapi pada akhirnya, kita adalah satu," tandas Syed Saddiq.