Ditolak PKB, Mahfud MD Didukung Kalangan NU Jadi Cawapres Jokowi

Mahfud MD berceramah dalam Seminar Nasional Perspektif Hadratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy'ari dan K.H. Ahmad Dahlan terhadap Politisasi Agama di Gedung Induk Siti Walidah, kompleks UMS, Pabelan, Sukoharjo, Sabtu (31/3 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
16 Juli 2018 15:00 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Dukungan terhadap Mahfud MD sebagai calon wakil presiden untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) mulai muncul. Dukungan ini mengalir meskipun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru menolak Mahfud dan lebih memilih ketua umumnya, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi cawapres.

Wakil Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DI Yogyakarta, Shofiyullah Muzammil, dalam keterangan persnya menyatakan bahwa mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut merupakan tokoh yang mempresentasikan NU. Dia menilah Mahfud MD cocok mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.

Tokopedia

“Dalam pekan ini Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur, Kiai Hisyam Syafaat, akan mengadakan halaqah ulama se-Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo, dan Jember. Baik strukutral NU maupun kultural NU dan pengurusan pesantren, yang intinya akan menyatakan dukungan terhadap Mahfud MD sebagai tokoh yang merepresentasikan Nahdliyin untuk maju cawapres mendampingi Jokowi,” ujar Shofiyullah, Senin (16/7/2018).

Shofiyullah menegaskan bahwa Mahfud MD secara geneologis sejak kecil sudah NU. Mahfud MD pernah nyantri di Almardhiyyah di Waru Pamekasan (Madura). Kemudian di Jogja dulu semasa kuliah, Mahfud itu salah satu tokoh mendirikan PMII Cabang Wahid Hasyim di Kampus UII Yogyakarta (1995). Saat ini, Mahfud menjadi Ketua Dewan Pertimbangan/Kehormatan Ikatan Sarjana NU sejak 2012.

Statement yang meragukan Mahfud MD itu bukan orang NU, saya rasa sangat tidak punya alasan. Kalau beliau ikut organisasi HMI iya, tapi bukan berarti melunturkan ke-NU-annya kan? Banyak sekali orang yang ikut oranisasi HMI tapi berasal dari keluarga Nahdliyin,“ katanya.

Shofiyah menyebutkan sejumlah kalangan yang meragukan ke-NU-an Mahfud MD disebabkan lebih karena faktor politis menjelang pendaftaran capres-cawapres. Selain itu, pada Pilpres 2014 lalu, Mahfud MD pernah mendapat dukungan dari ulama se-Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk maju.

Sementara itu, Wakil Sekjen PBNU Masduki Baidlowi mengatakan Mahfud MD merupakan sosok NU yang mengakar. Jika ada pernyataan-pernyataan yang menihilkan peran Mahfud MD di NU diyakini karena faktor persaingan politik terkait pilpres mendatang. “Persaingan politik terkait dengan pilpres saja sebenarnya,” Ujar Masduki