Baku Tembak Jl Kaliurang Antara Polisi Vs Kelompok Bersenjata

Suasana usai baku tembak. - Ist/Alfamart
14 Juli 2018 20:34 WIB Abdul Hamied Razak Nasional Share :

Solopos.com, JOGJA -- Baku tembak di Jl Kaliurang KM 9, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Ngaglik, Sleman, Sabtu (14/7/2018) petang, belum jelas diketahui penyebabnya. Sempat beredar kabar ada perampokan sebuah minimarket Alfamart, namun belakangan telah dibantah oleh perusahaan yang menaungi toko berjejaring itu.

Bantahan itu disampaikan oleh Corporate Comunication PT Sumber Alfaria Trijaya, Muhammad Afran. Informasi yang berasal dari karyawan yang berjaga saat itu, tembak-menembak terjadi antara polisi dan kelompok bersenjata.

Menurut Afran, kondisi toko saat ini aman, termasuk para karyawan yang sedang bertugas di lokasi tersebut. Peristiwa tembak-menembak antara polisi dengan sekelompok orang masih jauh dari lokasi toko. "Itu bukan perampokan toko Alfamart. Toko dan karyawan aman," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu.

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi dari karyawan yang berjaga saat itu aksi tembakan terjadi bukan karena perampokan. Diduga, katanya aksi tersebut terkait penyergapan teroris atau bandar narkoba.

"Informasi masih terus kami gali. Alhamdulillah toko dan karyawan aman. Toko langsung ditutup atas perintah polisi," katanya.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, polisi bersebo dan bersenjata lengkap terlibat baku tembak di Jl Kaliurang KM 9, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Ngaglik pada Sabtu (14/7/2018) petang sekitar pukul 17.00 WIB. Satu orang tergeletak di jalan setelah baku tembak.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, Jl Kaliurang di sekitar lokasi kejadian ditutup dan dialihkan. Polisi memasang garis polisi tepat di tengah jalan di depan Kantor Kecamatan Ngaglik. Satu orang terlihat tergeletak tidak bergerak di tengah area garis polisi.

Sementara itu, polisi bersebo dan berpakaian preman dan pakaian dinas bersiap melakukan penjagaan ketat. Sekitar pukul 17.30 WIB saat Harianjogja.com berada di lokasi kejadian, masih terdengar satu kali letusan tembakan.