Menteri Susi Pudjiastuti Lulus Ujian Paket C

Menteri Susi Pudjiastuti (Instagram ffawzia07)
14 Juli 2018 14:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti lulus Paket C dan meraih ijazah setara SMA. Kepedulian Menteri Susi terhadap pendidikan diapresiasi oleh Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Moh Abdi Suhufan.

"[Keberhasilan Menteri Susi] Bagus dan patut diapresiasi. Artinya ibu Susi punya kepedulian yang tinggi terhadap pentingnya pendidikan," kata Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Moh Abdi Suhufan kepada Antara di Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Tokopedia

Menurut Abdi seperti dikabarkan Antara, Sabtu, hal tersebut paling tidak mengurangi beban psikologis yang sebelumnya selama ini dikenal sebagai menteri yang hanya tamat SMP. Prestasi tersebut, lanjutnya, diharapkan bisa menambah kepercayaan diri beliau dalam memimpin KKP.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim mengemukakan bahwa Menteri Susi ke depannya disebut bisa melanjutkan kuliah di IPB, di bidang ilmu kelautan dan perikanan.

Abdul Halim meyakini Menteri Kelautan dan Perikanan RI akan bisa untuk beradaptasi dalam rangka menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi ke depannya.

Sebagaimana diwartakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berhasil meraih ijazah setara SMA setelah lulus ujian Paket C yang diikuti oleh dirinya di satu SMA negeri di daerah domisilinya, Pangandaran, Jawa Barat, 11-13 Mei 2018.

Asisten Pribadi Menteri Susi Pudjiastuti, Fika Fawzia, dalam akun sosial media Instagram menyatakan bahwa tepatnya pada tanggal 7 Juni 2018, Menteri Susi dinyatakan lulus dan pada Jumat (13/7/2018) kemarin baru menerima ijazah Paket C yang tertera namanya.

Fika dalam akunnya tersebut mengungkapkan, perjalanan Menteri Susi mencapai keberhasilan tersebut dimulai pada 16 Juni 2015, yaitu seusai sidang kabinet kala itu.

 

16 Juni 2015 - Setelah usai Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Pak Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, menghampiri Ibu Susi dan menanyakan sesuatu yang di luar dugaan. “Ibu, tahun depan Ibu ikut ujian Paket C mau tidak?”. Ibu Susi menjawab Pak Anies dengan canda, “Hahaha, yang bener adalah saya menunggu ijazah SMA 35 tahun tidak jadi-jadi”. Pak Anies kemudian tetap membujuk Ibu Susi bahwa permintaannya serius, karena Pak Anies ingin Ibu Susi menjadi contoh dan panutan untuk gerakan wajib sekolah 12 tahun serta mempromosikan program Paket C yang ditawarkan Kemendikbud. Awalnya Ibu Susi enggan, namun akhirnya mengiyakan permintaan Pak Anies. Saya yang berjalan di belakang mereka berdua awalnya hanya sayup-sayup mendengar percakapan tersebut, namun akhirnya Pak Anies menoleh ke saya, “Kamu saksi, ya. Ibu udah bilang mau, jadi tahun depan kita atur”. . 3 tahun kemudian, tanggal 7 Juni 2018 tepatnya, Ibu Susi dinyatakan lulus dan hari ini baru menerima ijazah Paket C yang tertera namanya. Beberapa kali Ibu Susi tidak bisa mengikuti ujian karena sering bertabrakan dengan agenda kerjanya, namun Mei 2018 kemarin waktunya sempat untuk mengikuti proses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA 1 Pangandaran. Dengan semangat Ibu Susi menelpon saya di kantor dan bilang, “Gue peringkat Nomor 1 dari 569 peserta se-Ciamis, lho! Padahal itu pelajaran lama, udah ga inget!”. Ya, semoga ini juga menjadi penyemangat bagi mereka yang putus sekolah, bahwa selalu ada cara bagi kita untuk terus belajar dan mendapatkan pendidikan, karena pendidikan itu memang hak semua warga negara. Jakarta, 13 Juli 2018.

A post shared by Fika (@ffawzia07) on Jul 13, 2018 at 4:50am PDT

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Anies Baswedan, menghampiri Susi Pudjiastuti dan menanyakan apakah pada tahun depannya ingin mengikuti ujian Paket C.

Awalnya tawaran itu hanya ditanggapi Menteri Susi dengan canda dan keengganan, tetapi Anies terus membujuk sehingga akhirnya Menteri Susi mengiyakan permintaan tersebut.

"Saya yang berjalan di belakang mereka berdua awalnya hanya sayup-sayup mendengar percakapan tersebut, namun akhirnya Pak Anies menoleh ke saya, “Kamu saksi, ya. Ibu sudah bilang mau, jadi tahun depan kita atur”," tutur Fika dalam akunnya.

Namun karena kesibukan Menteri Susi di kabinet dan amanahnya untuk mengemban tugas sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, maka baru pada Mei 2018 kemarin berhasil menyempatkan diri mengikuti proses ujian Paket C.

Ternyata hasilnya, Menteri Susi tidak hanya lulus dan meraih ijazah setara Paket C, tetapi dia juga berhasil meraih peringkat nomor 1 (satu) dari 569 peserta se-Ciamis.

Sumber : Antara

Kolom 3 hours ago

Kiri Zaman Kini