Solopos Hari Ini: Manahan Memang Angker

Solopos Sabtu 14 Juli 2018
14 Juli 2018 10:30 WIB Septina Arifiani Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Kemenangan Persis Solo atas Persibat Batang dengan skor 2-1 semakin menguatkan anggapan Stadion Manahan Solo angker bagi tim tamu.

Persis Solo telah memenangi lima laga terbaru di Stadion Manahan secara beruntun. Kehadiran puluhan ribu suporter membuat Stadion Manahan benar-benar bergemuruh dan bising sepanjang pertandingan. Kondisi itulah yang membuat para pemain Persis Solo tetap tampil tangguh meski tak seperti biasanya.

Berita kemenangan Persis Solo menjadi headline Harian Umum Solopos edisi Sabtu (14/7/2018). Selain kabar tersebut ada beberapa kabar lainnya:

SBC 2018: Jl. Slamet Riyadi Ditutup 3,5 Jam
Solo bakal menutup Jl. Slamet Riyadi ruas pertigaan Jl. Cipto Mangunkusumo atau Kodim lama-Bundaran Gladak guna mendukung gelaran Solo Batik Carnival (SBC) 2018, Sabtu (14/6) pukul 14.30 WIB-18.00 WIB.

SENI BUDAYA: Memahami Kebudayaan dari Sudut Kampung
Pengajar salah satu sekolah di Prancis, Freddy Ferchaud, 57, baru tiba di Solo, Kamis (12/7) malam. Setelah menyelesaikan beberapa hal di Rumah Banjarsari, ia bergegas ke rumah salah satu warga di RT 003/RW 006, Kampung Jogobayan, Setabelan, Banjarsari, Solo. Di sanalah bersama rombongan dari kelompok gamelan Jawa, Asosiasi Pantja Indra, ia akan tinggal hingga Selasa (24/7), sebagai bagian dari program workshop gamelan di Rumah Banjarsari bersama Sanggar Pamor, Kartasura.

Baca selengkapnya: http://epaper.solopos.com/

Tujuh SMPN di Kota Bengawan masih kekurangan siswa pada hari terakhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) offine Jumat (13/7). Keseluruhan kekurangan siswa dari tujuh SMPN tersebut sebanyak 380 siswa.

Berita tujuh SMPN Solo yang kekurangan siswa menjadi berita utama di halaman Soloraya Harian Umum Solopos, Sabtu (14/7/2018):

HUT SUKOHARJO: Bisa Aksi-Aksian di Jembatan Bacem
Suara bising dan deru kendaraan bermotor terdengar nyaring di pinggir Jembatan Bacem yang membentang di Sungai Bengawan Solo.
Jembatan itu menjadi akses utama masyarakat dari Solo-Wonogiri atau sebaliknya. Jembatan Bacem atau yang lebih dikenal dengan Kreteg Bacem menyimpan misteri sejarah yang berhubungan erat dengan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Konon, puluhan anggota partai terlarang itu dibantai di sekitar jembatan itu. Tak ayal, kesan misteri dan horor menyelimuti Jembatan Bacem pada malam hari.

PELAYANAN MASYARAKAT: Satlantas Kehabisan Material SIM, Warga Diberi Surat Jalan
Material pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo habis. Warga yang memperpanjang atau membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) baru sementara diberikan Surat Keterangan Izin Jalan (SKIJ).

Baca selengkapnya: http://epaper.solopos.com/