Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 13 Juli 1930, Piala Dunia Digelar

Stadion Gran Parque Central di Uruguay yang digunakan untuk salah satu pertandingan Piala Dunia FIFA 1930. (Wikimedia.org)
13 Juli 2018 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Bermacam-macam peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 13 Juli. Salah satu peristiwa bersejarah pada 13 Juli adalah digelarnya Piala Dunia FIFA untuk kali pertama pada 1930.

Selain itu, ada beberapa peristiwa lain pada 13 Juli yang patut untuk dikenang. Demi mengenangnya, Solopos.com merangkum berbagai macam peristiwa itu dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 13 Juli, yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org.

Lukisan dalam Bible Historiale, 1670, yang menggambarkan Raja Yehuda, Zedekia, dirantai dan dibawa ke hadapan Raja Babilonia Baru, Nebukadnezar. (Wikimedia.org)

587 SM
Pengepungan Yerusalem yang dilakukan pasukan Kekaisaran Babilonia Baru pimpinan Nebuchadnezzar II berakhir. Pengepungan itu berakhir dengan kemenangan pasukan Kekaisaran Babilonia Baru yang berhasil merebut Yerusalem dari kekuasaan Kerajaan Yehuda. Peristiwa itu juga menjadi tanda runtuhnya Kerajaan Yehuda yang berdiri sejak 1.000 tahun sebelum masehi.

1573
Pasukan Spanyol pimpinan Fadrique Alvarez de Toledo mengakhiri pengepungan di Kota Harlem—kini menjadi bagian dari Belanda—setelah berlangsung selama kurang lebih tujuh bulan. Dalam pengepungan itu, pasukan Spanyol berhasil mengalahkan pasukan pemberontak yang dibantu pasukan Inggris di Kota Haarlem.

1878
Traktat Berlin ditandatangani Inggris, Austria-Hungaria, Prancis, Jerman, Italia, Rusia, dan Kesultanan Ottoman di Berlin, Jerman. Dari traktat tersebut, Kesultanan Ottoman bersedia memberikan kemerdekaan kepada Rumania, Serbia, dan Montenegro.

1930
Untuk kali pertama, FIFA menyelenggarakan turnamen sepak bola antar-negara di seluruh dunia. Turnamen pertama Piala Dunia FIFA itu diselenggarakan di Uruguay dan mengikutsertakan 18 negara. Di ajang tersebut, sang tuan rumah keluar sebagai juaranya.

1941
Gerilyawan Montenegro memulai pemberontakan demi menggulingkan kekuasaan Italia. Pemberontakan tersebut berlangsung hingga Desember di tahun yang sama dan membuat Italia melepaskan beberapa wilayah kekuasaannya di Montenegro.

1977
Serangkaian petir menyambar gardu listrik di dekat Sungai Hudson, Kota New York, New York, Amerika Serikat (AS). Peristiwa itu mengakibatkan listrik di wilayah New York padam selama 25 jam. Layanan kereta api bawah tanah dan Bandara La Guardia serta Bandara John F. Kennedy ditutup selama lebih dari 24 jam. Pemadaman listrik yang cukup lama itu juga menyebabkan penjarahan dan perusakan fasilitas umum di wilayah Cown Heights, Brooklyn.

Craig Douglas Bellamy saat masih berseragam Liverpool. (Empireofthekop.com)

1979
Craig Douglas Bellamy lahir di Cardiff, Wales. Ia lantas dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang pernah membela klub besar di Inggris, Liverpool, dari 2006 hingga 2007 dan dari 2011 hingga 2012. Sebelum gantung sepatu pada 2014 silam, Bellamy sempat membela sebuah klub di tanah kelahirannya, yakni Cardiff City, selama dua musim.

2006
Kelompok Hizbullah menyerang tentara Israel di Lebanon dengan meluncurkan puluhan roket. Serangan itu lantas memancing reaksi tentara Israel untuk meledakkan bandara di Beirut dan beberapa pangkalan militer demi mencegah serangan lebih lanjut. Ketegangan antara kelompok Hisbullah dan pasukan Israel berlangsung hingga 14 Agustus di tahun yang sama.

2008
Serangan bom bunuh diri mendera kawasan Uruzgan, Afgantistan dan menewaskan 21 orang. Dari 21 korban tewas itu, 17 di antaranya adalah warga sipil. Serangan itu diduga didalangi salah satu kelompok teroris di Afganistan.

2009
Sebanyak 29 polisi terbunuh dalam serangan yang dilakukan kelompok pemberontak Maois di kawasan Rajnandgaon, Chhattisgarh, India. Peristiwa itu dipicu ketegangan antara polisi dan kelompok Maois yang berusaha menduduki Rajnandgaon. Konflik yang melibatkan kelompok pemberontak di India itu sudah berlangsung lama dan sudah mengakibatkan lebih dari 6.000 jiwa melayang.