Terbakar, Rumah Warga Sumberlawang Tinggal Tiang

Kondisi rumah Wagimin, warga Dukuh Alaskobong, Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen, yang terbakar pada Jumat (13/7 - 2018). (Istimewa/Polsek Sumberlawang)
13 Juli 2018 17:15 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Si jago merah melalap rumah  Wagimin, 54, di Dukuh Alaskobong RT 016 Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen, Jumat (13/7/2018) sekitar pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam musibah itu.

Tapi rumah korban habis hanya menyisakan tiang gosong yang masih berdiri. Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Polres Sragen, saat kejadian Wagimin sedang berada di sawah. Dia meninggalkan rumah sejak pukul 09.00 WIB.

Sedangkan cucu Wagimin pergi ke masjid untuk Salat Jumat pukul 11.45 WIB. Tak lama berselang muncul asap dari rumah Wagimin. Asap yang muncul dari bagian depan rumah Wagimin kali pertama diketahui Warsito, 43, dan Sutikin, 48, tetangga Wagimin.

Mereka melihat asap mengepul saat melintas di depan rumah Wagimin. Tanpa pikir panjang mereka langsung berteriak meminta tolong warga sekitarnya. Lantaran khawatir masih ada orang di dalam rumah, mereka berinisiatif mendobrak pintu bagian depan.

Sejurus kemudian mereka merangsek ke dalam rumah dan memeriksa masih ada orang atau tidak. Begitu dipastikan tidak ada orang, Warsito dan Sutikin berinisiatif mengevakuasi barang milik Wagimin.

Beruntung beberapa barang berharga milik Wagimin berhasil diselamatkan seperti televisi, ternak sapi, dan beberapa pakaian. Tak lama berselang puluhan warga berdatangan ke lokasi kejadian.

Mereka langsung berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Tapi sayang warga kesulitan menjinakkan api lantaran minimnya persediaan air di sekitar lokasi kebakaran.

Kapolsek Sumberlawang, AKP I Ketut Putra, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, menjelaskan jarak lokasi kebakaran  dengan sumber air jauh dan tak bisa dilewati kendaraan roda empat. Akibatnya api terus berkobar dan menghanguskan rumah Wagimin.

Sekitar pukul 13.30 WIB api baru padam. Dari hasil olah tempat kejadian perkara polisi menemukan kabel hitam dan besi.

"Setelah dilakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi, penyebab kebakaran diduga dari hubungan pendek arus listrik [korsleting] di dag listrik di bagian atas rumah," ujar dia.

Wagimin diperkirakan rugi Rp20 juta akibat musibah tersebut. "Rumah korban berbentuk limasan yang terbuat dari kayu dan dinding kayu. Sedangkan bagian atas rumah dari genting," kata dia.



Tokopedia