Tiongkok Tawarkan Bantuan Rp215 Miliar untuk Palestina

Presiden Tiongkok, Xi Jinping. (Reuters/Ludovic Marin)
12 Juli 2018 08:00 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, BEIJING – Pemerintah Tiongkok menawarkan bantuan dana sebesar 100 juta yuan atau sekitar Rp215 miliar kepada Palestina. Tawaran ini disampaikan langsung oleh Presiden Tiongkok, Xi Jinping, Selasa (10/7/2018), dalam pidato di depan perwakilan negara-negara Arab dalam sebuah pertemuan di Beijing.

Selain bantuan kepada Palestina, Tiongkok juga bakal memberikan paket pinjaman sebesar Rp287 triliun dan Rp1,5 triliun untuk negara-negara Timur Tengah. "Bantuan dan pinjaman dana itu diberikan sebagai bagian dari upaya membantu perekonomian di wilayah tersebut," demikian keterangan pejabat Tiongkok yang hadir dalam pertemuan China Arab States Cooperration Forum, CASF, yang dihelat di Beijing, Tiongkok, seperti dilansir Reuters.

Beberapa tahun terakhir ini Tiongkok meningkatkan kerja sama dengan negara-negara di Timur Tengah. Peran negara-negara tersebut dinilai penting bagi kebijakan luar negeri Tiongkok. Salah satunya adalah jalur Belt and Road Initiative, BRI, yang digagas Tiongkok sebagai jalur sutra abad ke-21. Nantinya, kebijakan ini diharapkan menghubungkan Tiongkok dengan Asia Tengah, Asia Tenggara, dan Eropa.

"Pembangunan sangat penting dilakukan untuk menyelesaikan masalah keamanan di Timur Tengah. Kita harus saling membantu satu sama lain dengan jujur, tanpa takut terhadap apapun. Kita juga harus melakukan diskusi yang luas terkait kebijakan luar negeri dan strategi pembangunan," tegas Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

Sebelumnya, pemerintah Tiongkok telah menyatakan dukungan terhadap Palestina terkait sengketa Kota Yerusalem dengan Israel. Mereka mendukung Palestina merdeka berdasarkan perjanjian perbatasan pada 1967.

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Al Maliki, menyambut baik bantuan dari pemerintah Tiongkok. Dia berharap hubungan Palestina dan Tiongkok semakin baik. Dia juga ingin Palestina dapat berperan dalam jalur Belt and Road Initiative yang menghubungkan Tiongkok dengan Afrika dan Eropa.