Ritual Hidupkan Jasad Tak Mempan, Rizky Tewas Dipatuk Kobra Dimakamkan

Jasad Rizky sebelum dimakamkan yang diyakini mengalami mati suri. (Facebook/Zekoy PRJ)
12 Juli 2018 20:42 WIB Rini Y/Newswire Nasional Share :

Solopos.com, PALANGKARAYA -- Dewa Rizky Achmad, remaja19 tahun yang tewas dipatuk ular king kobra peliharannya, Senin (9/7/2018), setelah tiga hari tak kunjung hidup lagi Rizky akhirnya dimakamkan, Kamis (12/7/2018) siang.

Sebelumnya keluarga yang tinggal di Danau Rangas, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Kalteng, meyakini Rizky mengalami mati suri. Mereka juga meyakini nasehat tetua adat yang menyebutkan Rizky akan hidup lagi pada hari ke-7 kematiannya yakni pada 16 Juli 2018.

Keluarga sudah merelakan kepergian Rizky untuk selama-lamanya. Mereka sebelumnya berkeyakinan Rizky hanya mati suri, bukan meninggal setelah dipatuk king cobra sepanjang 3 meter.

Sejak Senin 9 Juli 2018 Pukul 08:30 WIB, Rizky sudah dinyatakan meninggal berdasarkan tanda-tanda kematian, dipasangi bed side monitor, dan hasil rekaman irama jantung dan irama napas yang berhenti. Namun hingga hari ketiga kematiannya atau 11 Juli, jenazah Rizky belum dimakamkan.

Warga Palangkaraya, Ade Sata yang terus memantau perkembangan Rizky bersama ratusan warga lainnya, mengatakan sejak pemberitaaan di media gencar terkait Rizky mati suri, ratusan warga terus berdatangan ke rumah Rizky.

Pada Selasa (10/7/2018), tetua adat sempat menggelar ritual untuk kembali memanggil roh Rizky. “Ular king cobra juga sempat diikutsertakan di dalam kelambu. Bahkan menurut warga yang melihat ritual tetsebut, ular king cobra sempat kembali menggigit Rizki. Peristiwa ini dianggap baik oleh pihak keluarga karena racun akan kembali disedot ular tersebut," lanjut Ade.

Tokopedia