Kisah Tragis di Gua Thailand Akan Difilmkan

Regu penyelamat mengambil peralatan mereka setelah berhasil mengeluarkan 13 orang yang terjebak banjir di Gua Tham Luang, Chiang Rai, Thailand, Selasa (10/2018) malam waktu setempat. (Reuters - Soe Zeya Tun)
11 Juli 2018 20:10 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, CHIANG RAI — Kisah tragis terjebaknya 13 orang di Gua Tham Luang, Chiang Rai, Thailand sejak 23 Juni 2018 lalu dan baru bisa dievakuasi semuanya pada Selasa (10/7/2018) menyita perhatian berbagai kalangan di seluruh dunia. Bahkan, salah satu rumah produksi film yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Pure Flix Entertainment, akan mengangkat kisah tragis tersebut menjadi film layar lebar.

CEO sekaligus salah satu pendiri Pure Flix Entertainment, Michael Scott, yang sudah di Thailand selama berhari untuk memantau proses evakuasi 13 orang dari dalam Gua Tham Luang, memastikan rencana pembuatan film terkait kisah tragis di Thailand tersebut. "Keberanian dan kepahlawanan yang saya saksikan sangat menginspirasi, jadi, ya, ini akan menjadi film bagi kami," kata Scott kepada The Hollywood Reporter, Selasa (7/10/2018).

Scott mengungkapkan film terkait kisah tragis di Thailand tersebut tak akan dikaitkan dengan agama Kristen seperti film lain yang diproduksi Pure Flix Entertainment. "Tidak perlu menjadikan ini film Kristen, hanya inspiratif," lanjut Scott.

Niat Scott untuk menjadikan kisah tragis di Gua Tham Luang, Thailand itu muncul karena ada ikatan emosi antara dirinya dengan salah satu anggota regu penyelamat. Scot menjelaskan salah satu anggota regu penyelamat yang meninggal dunia beberapa hari lalu saat menjalankan misi penyelamatan, Samarn Poonan atau yang juga kerap dieja sebagai Saman Kunan, merupakan kawan istrinya.

Pembuatan film yang masih direncakan itu, lanjut Scott, juga sebagai wujud penghormatannya kepada Saman Kunan. "Ini bukan hanya tentang film, ini tentang menghormati semua orang yang terlibat, termasuk tentara yang meninggal," beber bos Pure Flix Entertainment tersebut.

Di sisi lain, Scott memuji perjuangan semua orang yang berusaha menyelamatkan ke-13 orang yang terjebak di Gua Tham Laung, Thailand selama berhari-hri. Ia bahkan menilai proses penyelamatan itu merupakan peristiwa monumental sehingga patut diangkat sebagai film layar lebar.

"Ini benar-benar upaya tim yang melibatkan orang Inggris, Australia, Amerika Serikat, dan Thailand, serta para penyelam memberi tahu kami kisah luar biasa. Mereka memiliki jarak pandang kurang dari lima meter, melawan arus yang keras dan menggunakan sistem teman dari dua penyelam untuk setiap bocah yang diselamatkan. Itu adalah upaya monumental," tandas Michael Scott.

Kini, sang produser tersebut mengaku sedang memilih beberapa penulis skenario untuk film yang akan ia angkat dari kisah tragis di Thailand tersebut. Menurutnya, film yang mengisahkan terjebaknya 13 orang di Thailand tersebut akan menjadi film termahal Pure Flix Entertainment dengan menghabiskan dana sekitar US$30 juta hingga US$60 juta.

Tokopedia
Kolom 27 minutes ago

Efek Ekor Jas