Kisah Tragis: Duh Ngilunya, Kabel USB Nyangkut di Kelamin Hanya Karena Penasaran

kabel nyangkut di alat kelamin remaja 13 tahun asal Linkou, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok. (Mirror.co.uk)
11 Juli 2018 07:29 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, LINKOU — Salah seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun, warga Linkou, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok harus mengalami kisah tragis setelah memasukkan kabel USB ke dalam alat kelaminnya. Remaja yang tak disebutkan namanya itu harus menjalani operasi pada kemaluannya demi mengeluarkan kabel tersebut.

Dikutip dari Mirror.co.uk, Selasa (10/7/2018), kisah tragis itu terjadi pada akhir Juni 2018 lalu. Remaja 13 tahun tersebut memotong dan memasukkan kabel USB 20 cm ke dalam alat kelaminnya hanya karena penasaran.

Namun kabel tersebut justru tersangkut di dalam alat kelaminnya dan sulit untuk dikeluarkan. Orang tua si remaja yang panik kemudian membawanya ke rumah sakit terdekat demi mendapatkan pertolongan.

Ahli Urologi Rumah Sakit Anak Harbin, Dokter Xu Liyan, yang berhasil mengeluarkan kabel USB dari kemaluan seorang remaja 13 tahun asal Linkou, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok. (Mirror.co.uk)

Setibanya di rumah sakit, tim medis berusaha mengeluarkan kabel dengan mengoleskan pelumas di area kemaluan si remaja. Namun upaya tersebut sia-sia karena kabel masih tersangkut di dalamnya.

Si remaja itu kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Anak di Harbin, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok untuk mendapatkan penanganan lebih serius. Setelah diperiksan secara intensif, diketahui kabel USB telah tersangkut di kandung kemih.

Ahli Urologi di rumah sakit tersebut, Xu Liyan, mengatakan kabel USB yang dimasukkan ke kemaluan si remaja telah terikat di akndung kemih. "Kabel itu mencapai kandung kemihnya dan terjerat. Jadi ketika dia mencoba menariknya kembali, kabel justru semakin terikat," ungkapnya.

Xu Liyan mengatakan si remaja yang mengalami kisah tragis itu harus dioperasi demi mengeluarkan kabel yang terikat di kandung kemihnya. Tim dokter di rumah sakit tersebut kemudian memotong kandung kemih si remaja untuk menemukan kabel yang terikat. Mereka lantas memotong bagian kabel yang kusut dan mengangkat kabel yang tersisa melalui uretra.

Dua pekan setelah dioperasi, si remaja yang mengalami kisah tragis itu dinyatakan telah pulih. Ia pun diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Selasa (3/7/2018) lalu.