Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 11 Juli 1405, Cheng Ho Mulai Berlayar

Gambaran sosok Cheng Ho. (Wikimedia.org)
11 Juli 2018 00:40 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Bermacam-macam peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 11 Juli. Salah satu peristiwa yang terjadi pada 11 Juli adalah dimulainya pelayaran Cheng Ho ke wilayah Samudera Hindia dan sempat singgah di Pulau Jawa.

Demi mengenangnya, Solopos.com merangkum berbagai macam peristiwa itu dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 11 Juli, yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org.

1405
Penjelajah asal Tiongkok, Cheng Ho, memulai pelayaran pertamanya ke daerah-daerah di Samudra Hindia atas perintah Kaisar Yongle. Dari pelayaran pertamanya itu, Cheng Ho sempat singgah di Pulau Jawa pada 1415. Saat mengarungi Laut Jawa, salah seorang awak kapal, Wang Jinghong, sakit keras dan harus diturunkan di kawasan yang kini dikenal dengan Simongan, Kota Semarang, dan menetap di sana. Salah satu bukti peninggalannya adalah Kelenteng Sam Po Kong.

1796
Amerika Serikat (AS) merebut kawasan Detroit dari tangan Inggris melalaui Perjanjian Jay. Selain Detroit, AS juga merebut beberapa wilayah kekuasaan Inggris sebelumnya melalui perjanjian tersebut.

Patung Yagan di Pulau Heirisson, Australia. (Wikimedia.org)

1833
Yagan, pejuang Aborigin dari suku Noongar yang menjadi buron pemerintah Inggris karena memimpin penyerangan penduduk kulit putih di Australia Barat, dibunuh dengan dipenggal kepalanya. Kepala Yagan dipenggal supaya dapat ditukar dengan hadiah uang yang ditawarkan pemerintah Inggris. Semasa hidupnya, Yagan memimpin pribumi Australia untuk menentang kedatangan orang kulit putih dari Inggris di kawasan Perth, Australia Barat.

1943
Pasukan Italia dan pasukan Jerman melancarkan serangan balik terhadap pasukan Sekutu yang menginvasi wilayah Sisilia, Italia. Pertempuran di perairan pun tak terhindarkan dan berlangsung selama dua hari. Pertempuran tersebut berhasi dimenangi Sekutu.

1943
Pasukan Jerman mulai membantai orang-orang Polandia yang tinggal di Volhynia dan Galicia Timur, Ukraina. Peristiwa itu adalah upaya Jerman untuk membersihkan orang Polandia di Ukraia. Total ada sekitar 76.000 hingga 106.000 nyawa melayang dalam pembantaian itu.

Sampul To Kill a Mocking Bird pada edisi pertama. (Wikimedia.org)

1960
Novel legendaris yang ditulis Harper Lee, To Kill a Mockingbird, untuk kali pertama dirilis di Amerika Serikat (AS). Novel ini didasari pada pengamatan Lee terhadap keluarga dan tetangga-tetangganya, serta kejadian-kejadian yang terjadi di sekitarnya pada 1936, saat Lee masih berusia 10 tahun. Novel ini terkenal karena bahasanya yang hangat dan penuh humor meski isu-isu yang dibahas merupakan isu serius seperti pemerkosaan dan diskriminasi ras. Kini, To Kill a Mockingbird menjadi salah satu bahan pelajaran di beberapa sekolah sastra.

1973
Pesawat dari maskapai Varig dengan nomor penerbangan 820 jatuh di dekat Paris, Prancis. Kecelakaan pesawat yang mengakibatkan 123 orang tewas itu diduga disebabkan api dari toilet yang berasal dari puntung rokok yang masih menyala. Atas kejadian itu, Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan larangan merokok saat di dalam pesawat.

1989
Dewan Pengurus Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 11 Juli sebagai Hari Penduduk Dunia. Hal tersebut terinspirasi oleh perhatian masyarakat terhadap perayaan Hari Lima Miliar yang diadakan pada 11 Juli 1987, yang menjadi tanggal peringatan populasi dunia yang mencapai lima miliar orang.

1995
Sekitar 8.000 orang dari etnis Muslim Bosniak di bantai di daerah Srebrenica, Bosnia oleh pasukan Republik Srpska pimpinan Jenderal Ratko Mladic. Jenderal Mladic lantas menjadi buronan internasional atas tindakan genosida tersebut dan berbagai kejahatan perang lain di Yugoslavia. Peristiwa tragis itu lantas dikenang dengan Pembantaian Srebrenica.

2010
Untuk kali pertama, Spanyol meraih gelar juara dalam ajang Piala Dunia FIFA. Raihan itu didapatkan setelah Spanyol berhasil mengalahkan Belanda dengan skor 1-0 di partai final yang digelar di Stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel). Pada parta final Piala Dunia FIFA yang juga kali pertama digelar di tanah Afrika itu, Andres Iniesta menjadi penentu kemenangan Spanyol dengan golnya pada menit ke-117.