PDIP Beberkan 5 Nama Kandidat Cawapres Jokowi

Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) dan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi (kanan) menyampaikan pernyataan mengenai kecelakaan KM Sinar Bangun di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/6 - 2018). (Antara/Desca Lidya Natalia)
11 Juli 2018 21:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menyebutkan ada tiga unsur dalam daftar calon wakil presiden untuk Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019. Basarah pun menyebut lima nama.

Tiga unsur tersebut yakni berasal dari internal PDIP, partai koalisi, dan dari luar partai koalisi. Basarah menjelaskan, calon dari luar partai koalisi merupakan tokoh-tokoh dari latar belakang yang beragam.

"Ketika sumber cawapres Pak Jokowi dari luar PDIP dan dari luar koalisi parpol pengusung, artinya dia ini dari kalangan profesional, agamawan, militer, polisi dan lainnya," jelas Basarah di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Rabu (11/7/2018).

Ia sempat menyebut nama-nama tokoh yang berasal dari luar PDIP dan di luar partai pengusung. Nama Mahfud MD dan Rizal Ramli sempat disebut oleh Wakil Ketua MPR itu. "Jadi kalau kemudian muncul nama Mahfud MD, Din Syamsuddin kemudian Rizal Ramli dan tokoh lain Moeldoko, Budi Gunawan, semua itu dari luar PDIP dan partai koalisi,” tuturnya.

Basarah menambahkan, agar publik menantikan siapa tokoh yang akan dipilih oleh Jokowi sebagai pendampingnya nanti di Pilpres 2019. Hari ini, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan jumlah kandidat calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019 telah mengerucut menjadi lima orang. Jumlah ini merupakan setengah dari jumlah sebelumnya.

Semula, kandidat cawapres itu berjumlah 10 orang. Namun Jokowi belum bersedia menyebutkan nama kandidat cawapres tersebut dan hanya mengungkapkan latar belakang para kandidat tersebut. Belum jelas apakah tokoh seperti Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Mahfud MD, atau nama lain masuk dalam daftar itu atau tidak.

"Bisa [orang] partai, bisa non-partai, bisa profesional, bisa sipil, bisa TNI atau Polri," kata Jokowi seusai menghadiri acara peresmian Musabaqah Tilawatil Quran Internasional II di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Tokopedia

Sumber : Suara.com

Kolom 23 minutes ago

Efek Ekor Jas