KPU Jabar Belum Bisa Tetapkan Ridwan Kamil Pemenang Pilkada Jabar

Ridwan Kamil. (Instagram/ridwankamil)
11 Juli 2018 15:30 WIB Wisnu Wage Pamungkas Nasional Share :

Solopos.com, BANDUNG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) masih menunggu pengumuman Mahkamah Konstitusi (MK) terkait keberatan hasil Pilkada Jabar 27 Juni 2018 lalu sebelum menetapkan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum sebagai pemenang.

Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq mengatakan sesuai agenda, pengumuman tersebut akan disampaikan MK pada 23 Juli 2018. "Jika tidak ada gugatan, maka besoknya atau 24 Juli, KPU akan melakukan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih," katanya di Bandung,Rabu (11/7/2018).

Dikatakan Endun, pihak KPU masih menunggu apakah ada ketidakpuasan atas hasil penetapan rekapitulasi suara atau tidak dari pasangan calon lain. “Jika tidak ada, kami akan segera melakukan rapat pleno terbuka,” ujarnya.

Menurutnya ketidakpuasan tersebut harus didaftarkan dalam BRPK (Buku Register Perkara Konstitusi) Mahkamah Konstitusi. Adapun jangka waktu penyelesaian sengketa pilkada selama 45 hari kerja sejak berkas lengkap.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum atau Rindu, meraih 7.226.254 suara (32,88% ), disusul pasangan Sudrajat - Ahmad Syaikhu atau Asyik 6.317.465 suara (28,74%), pasangan Deddy-Dedi 5.663.198 suara (25,77%), dan pasangan Hasanudin-Anton Charliyan atau Hasanah 2.773.078 suara (12,62%).

Di sisi lain, setelah sempat menolak mengakui kemenangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum berdasarkan hasil hitung cepat, calon gubernur Jawa Barat nomor urut tiga, Sudrajat, akhirnya mengucapkan selamat kepada pasangan calon nomor 1 tersebut. Sudrajat mengakui Ridwan-Uu menjadi pemenang setelah meraih suara terbanyak pada Pilkada Jawa Barat 2018.

"Untuk Saudara Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, saya dan Ahmad Syaikhu menyampaikan selamat terpilihnya saudara menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur," kata Sudrajat saat menggelar jumpa pers di Bandung, Senin (9/7/2018).

Tokopedia