Pemerintah Suriah Panggil Warganya Pulang dari Pengungsian

Angelina Jolie mengunjungi pengungsian warga Suriah di Irak (Reuters/Ari Jalal)
10 Juli 2018 20:05 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Ratusan ribu warga Suriah yang mengungsi ke perbatasan Yordania selatan dilaporkan telah berbondong-bondong kembali ke rumah masing-masing, Minggu (8/7/2018).

Para pengungsi ini kembali dua hari setelah wilayah tersebut diambil alih oleh pemerintah dari kelompok pemberontak.

Dikutip dari ABC News, Selasa (10/7/2018), Pemerintah Suriah memanggil para pengungsi untuk kembali ke rumah. Pemerintah telah merebut kembali wilayah yang selama ini dikuasai oleh kelompok militan.

Pasukan Pemerintah Suriah telah mendapat dukungan dari Rusia dan Iran untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai oposisi.

Pertempuran antara militer Suriah dengan kelompok oposisi yang dimulai 19 Juni 2018 membuat sekitar 330.000 orang kehilangan rumah. Namun, kini pertempuran itu telah berakhir dengan kesepakatan damai yang dimediasi oleh Rusia.

Anders Pedersen, koordinator isu kemanusiaan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di Yordania, mengatakan, masih ada sekitar 200 orang Suriah yang bertahan di pengungsian.

Mereka memilih bertahan karena masih khawatir pertempuran berdarah akan kembali terjadi di Suriah.

Meski sejumlah pemberontak telah menyerahkan diri, masih ada beberapa pihak yang bersumpah melanjutkan pertempuran.

Kelompok tersebut kabarnya tengah menghimpun kekuatan di Daraa, Suriah, yang lokasinya tidak jauh dari dataran tinggi Golan yang diduduki Israel.