PKS Sodorkan Anies Baswedan Jadi Capres, Gerindra Tetap Prabowo

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri), Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said (kedua kanan) dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menghadiri deklarasi Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah di Jakarta, Rabu (13 - 12). Partai Gerindra resmi mendeklarasikan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sebagai sebagai bakal calon Gubernur Jawa Tengah pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Teng
10 Juli 2018 19:00 WIB Feni Freycinetia Fitriani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Partai Gerindra tetap menegaskan bahwa Prabowo Subianto sebagai calon presiden tak bisa ditawar. Politikus Fraksi Gerindra DKI Jakarta Mochammad Taufik menegaskan partainya tetap mengusung Ketua Umum Partai Gerindra sebagai capres 2019.

Hal itu sekaligus menepis kabar masuknya Anies Baswedan sebagai salah satu capres yang akan didukung oleh anggota parpol koalisi Gerindra, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS). "Iya, mungkin saja ada Anies dan beberapa nama kan. PKS juga kirim nama, tapi yang jelas presidennya Prabowo itu loh," katanya, Selasa (10/7/2018).

Dia mengungkapkan keputusan Prabowo sebagai capres sudah bulat dan tak bisa diganggu gugat. Menurutnya, hal itu tidak ada berubah meski banyak nama yang diajukan oleh parpol koalisi.

Wakil Ketua DPRD DKI tersebut mengatakan akan didiskusikan oleh Partai Gerindra dan parpol koalisi sebelum pendaftaran capres/cawapres yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum pada Agustus mendatang.

Taufik mengatakan jika Anies maju merupakan hak politiknya sebagai seorang Gubernur. Meski demikian, dia meminta Anies mempertimbangkan saran Jusuf Kalla (JK) supaya pimpinan DKI tersebut maju pada Pilpres 2024, bukan saat ini.

"Semua harus dipertimbangkan dengan matang, menentukan pasangan presiden dan wapres kan harus dipertimbangkan. Tapi yakinlah 2019 Presiden ganti, gitu saja," ucapnya.

Sebelumnya, nama Gubernur DKI Jakarta itu dijagokan oleh PKS untuk masuk dalam bursa Capres/Cawapres untuk menantang inkumben Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Selain Anies, muncul juga nama kader Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).