PKB Jawab Isu Cak Imin Terpental dari Daftar Cawapres Jokowi

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berbincang dengan Syafii Maarif di Nogotirto, Gamping, Sleman, Minggu (1/4/2018) - Harian Jogja/Irwan A. Syambudi
10 Juli 2018 17:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dipastikan masuk dalam daftar panjang calon wakil presiden (cawapres) yang digodok PDIP. Namun, kini beredar isu bahwa Cak Imin juga terdepak dari daftar cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi).

Dilansir Suara.com, Sekretaris Jenderal PKB Jazilul Fawaid mengatakan bahwa pihaknya enggan menanggapi adanya isu itu. Menurutnya, itu hanya isu semata. Cak Imin diisukan didepak dari daftar cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019. Kepala Badan Bantuan Hukum PDIP Junimart Girsang mengkonfirmasi hal itu.

Jazilul menjelaskan bahwa pihaknya berusaha untuk berpikir positif. Dia tetap percaya Cak Imin akan menjadi cawapres. "Kalau isu dari suara-suara burung kita nggak ditanggapi. kita positif thinking, Cak Imin cawapres," kata Jazilul di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (10/7/2018).

Namun, Jazilul menanggapi perihal skenario capres - cawapres Jokowi - Mahfud MD yang tak kalah hangat jadi bahan perbincangan publik. Baginya, pasangan itu bukanlah keputusan final. Ia mengandaikan skenario capres - cawapres sebagai sebuah sulap. Jazilul tetap optimis untuk mendukung Cak Imin.

"Jadi, besok seandainya sulapan nih sapu tangan pertama jadi burung, sapu tangan kedua jadi burung dara lagi sapu tangan ketiga jadi emprit. Kan ada 10 nama kita belum tahu nanti yang diputuskan yang mana finalnya," pungkasnya.

Di lain pihak, Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan saat ini partainya masih mematangkan nama-nama dalam daftar prioritas calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Daftar prioritas itu terdiri atas 3-5 orang calon.

"Sekarang sudah masuk daftar prioritas sebanyak 3 hingga 5 orang. PDIP ada daftar panjang, pendek, dan prioritas cawapres. Daftar panjang 15-20 nama, daftar pendek 5-10 nama, dan prioritas 3-5 orang," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, dilansir Antara.

Dia mengatakan untuk nama-nama yang ada di daftar pendek dan prioritas, hanya Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang tahu. Karena itu ia mengaku tidak tahu siapa yang masuk dalam daftar pendek dan prioritas. Namun untuk daftar panjang, Hendrawan memastikan ada nama Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD.

"[Muhaimin] Masuk dalam daftar panjang, namun apakah masuk daftar pendek dan prioritas, hanya Ketua Umum PDIP dan Jokowi yang tahu," ujarnya.