Ma'ruf Amin Masuk Daftar Prioritas Cawapres Jokowi

Ketua Umum PPP Romahurmuzy alias Gus Romi. (Antara/M. Agung Rajasa)
10 Juli 2018 16:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Daftar tokoh yang berpotensi menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo (Jokowi) telah mengerucut pada 10 nama. Salah satu tokoh yang masuk dalam daftar 10 nama itu adalah Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin. Lalu, bagaimana nama-nama lainnya?

"Kiai Ma'ruf Amin malah menjadi salah satu alternatif untuk menjembatani seluruh interest group," kata Ketua Umum PPP M Romahurmuziy ketika ditanya wartawan tentang 10 nama bakal cawapres Jokowi di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Rommy, sapaan akrab Romahurmuziy, menilai Ma'ruf Amin sebagai tokoh yang lengkap dan dipastikan akan diterima oleh semua kalangan. "Beliau [Ma'ruf Amin] pemimpin tertinggi NU karena [menjabat sebagai] Rais Aam, [bisa diterima] ormas-ormas Islam karena Ketua Umum MUI, dan penyambung lidah ke grup 212," katanya.

Selain itu, Ma'ruf Amin juga menguasai ekonomi karena guru besar bidang ilmu ekonomi muamalat syariah UIN Maulana Malik Ibrahim itu juga merupakan Dewan Ekonomi Syariah Nasional. "Pengalaman beliau luas karena pernah menjadi anggota DPR baik dari PPP maupun PKB," kata Rommy.

Sebelumnya, Rommy mengungkapkan bahwa sepuluh kandidat cawapres sudah dikantongi Jokowi. Namun, Rommy enggan menyebutkan nama-namanya, termasuk apakah ada dirinya di antara 10 nama itu.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan saat ini partainya masih mematangkan nama-nama dalam daftar prioritas calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Daftar prioritas itu terdiri atas 3-5 orang calon.

"Sekarang sudah masuk daftar prioritas sebanyak 3 hingga 5 orang. PDIP ada daftar panjang, pendek, dan prioritas cawapres. Daftar panjang 15-20 nama, daftar pendek 5-10 nama, dan prioritas 3-5 orang," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Dia mengatakan untuk nama-nama yang ada di daftar pendek dan prioritas, hanya Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang tahu. Karena itu ia mengaku tidak tahu siapa yang masuk dalam daftar pendek dan prioritas. Namun untuk daftar panjang, Hendrawan memastikan ada nama Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD.

"[Muhaimin] Masuk dalam daftar panjang, namun apakah masuk daftar pendek dan prioritas, hanya Ketua Umum PDIP dan Jokowi yang tahu," ujarnya.

Sumber : Antara