Minim Anggaran, Surabaya Bisa Raih Penghargaan Lee Kuan Yew

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima penghargaan dari Lee Kwan Yu World City Prize di Singapura, Senin (9/6 - 2018). (Istimewa / Pemkot Surabaya)
09 Juli 2018 23:00 WIB Peni Widarti Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA -- Pemerintah Kota Surabaya resmi menerima piala penghargaan Lee Kuan Yew World City Prize kategori Special Mention dalam acara World Cities Summit (WCS) 2018 di Marina Bay Sands Expo and Convention Center Singapura pada Senin (9/7/2018).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima langsung penghargaan tersebut. Dalam kesempatan itu, Risma mengatakan meski Surabaya memiliki anggaran yang terbatas, tetapi hal tersebut bukan menjadi halangan dalam membangun kota menjadi lebih bagus.

"APBD Kota Surabaya mungkin lebih kecil dibanding tiga kota peraih special mention lainnya, tapi kami buktikan jika bisa merubah wajah kota lebih nyaman, bersih bagi warga," katanya seperti dikutip dalam rilis, Senin (9/7/2018).

Risma mengatakan Surabaya sejauh ini telah mengubah wajah kota mulai dari kampung nelayan yang kumuh menjadi berwarna, hingga mengangkat perekonomian nelayan. "Bukan hanya mengubah fisik tapi kami juga mengajak warga kampung untuk berperan aktif dalam lingkungan maupun ekonomi kemasyarakatan," katanya.

Alhasil, lanjutnya, kini Surabaya memiliki 6.000 lebih kelompok ekonomi melalui berbagai usaha mikro kecil menengah yang didukung kemudahan mengurus izin usaha dan hak paten produk yang dihasilkan warga, hingga pelatihan pengelolaan keuangan.

Dari segi pendidikan, kata Risma, Surabaya memiliki banyak program beasiswa bagi anak-anak Surabaya, mulai dari beasiswa pilot, teknik mesin pesawat hingga pramugari. "Kita juga menggandeng universitas untuk memberikan beasiswa berbagai jurusan," imbuhnya.

Adapun selain Surabaya, kota lain yang mendapatkan penghargaan serupa yakni Hamburg (Jerman), Kazan (Rusia), dan Tokyo (Jepang). Sedangkan penghargaan utama Lee Kuan Yew diraih oleh Seoul (Korea Selatan).