Nasdem Sebut Cawapres Jokowi di Pilpres 2019 Bikin Gempar, Siapa?

Presiden Jokowi menyapa pemudik di salah satu bis, di Terminal Baranangsiang,Bogor, Jabar, Minggu (19/6 - 2018) siang. (Istimewa/Setpres)
09 Juli 2018 16:30 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Partai Nasional Demokrat (Nasdem) meyakini calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo (Jokowi) maju menjadi pasangan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019 akan menggemparkan Indonesia. Namun, nama itu belum akan diumumkan Jokowi pekan ini.

Sekretaris Jenderal Partai Johnny G Plate mengatakan Jokowi akan mengumumkan pasangannya di momentum politik yang tepat. "Mudah-mudahan akhir bulan sudah diumumkan. Jadi kita tunggu saja," katanya di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Johnny memberi klu pendamping ini bisa diterima dengan senang hati oleh partai koalisi, dan tokoh yang hebat. Anggota Komisi XI DPR ini menjelaskan pada dasarnya Nasdem percaya dengan apapun keputusan Jokowi. Menurutnya, keputusan Jokowi sesuai dengan apa yang sudah diumumkan sejak mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dia pun meyakini pasangan Jokowi memiliki visi yang sama dengan Nasdem. Jokowi dikabarkan telah mengantongi beberapa nama yang akan dicalonkan sebagai pasangannya untuk maju dua periode.

Nama-nama yang beredar saat ini adalah Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PPP Romahurmuziy, anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD, hingga pengusaha Chairul Tandjung.

Sementara itu, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan calon pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 adalah tokoh memiliki visi politik untuk Indonesia selain memahami Pancasila. Di samping itu, ujarnya, cawapres tersebut juga harus memahami bagaimana tantangan utama dalam menjalankan keadilan sosial.

Menurut Hasto, Presiden Jokowi telah mengantongi nama cawapres. Nama tersebut juga telah disampaikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun, Hasto tidak mengungkap detail sosok cawapres itu. Hasto hanya menyampaikan terkait kriteria cawapres Jokowi yang diusulkan PDIP.

"Kalau berbicara kepemimpinan itu kita bicara bahwa semuanya harus punya visi politik untuk Indonesia raya," kata Hasto, Senin (9/7/2018). Hasto menambahkan bahwa cawapres untukl Jokowi adalah putra terbaik Indonesia.