Akhirnya Sudrajat Akui Kemenangan Ridwan Kamil-Uu di Pilkada Jabar

Calon Gubernur Provinsi Jawa Barat Sudrajat (kanan) beserta istri Sally Salziah (kiri) menggunakan hak suara pada Pilkada Jawa Barat 2018 di TPS 27 Hegarmanah, Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/6 - 2018). (Antara/Novrian Arbi)
09 Juli 2018 14:42 WIB Wisnu Wage Pamungkas Nasional Share :

Solopos.com, BANDUNG — Setelah sempat menolak mengakui kemenangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum berdasarkan hasil hitung cepat, calon gubernur Jawa Barat nomor urut tiga, Sudrajat, akhirnya mengucapkan selamat kepada pasangan calon nomor 1 tersebut. Sudrajat mengakui Ridwan-Uu menjadi pemenang setelah meraih suara terbanyak pada Pilkada Jawa Barat 2018.

"Untuk Saudara Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, saya dan Ahmad Syaikhu menyampaikan selamat terpilihnya saudara menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur," kata Sudrajat saat menggelar jumpa pers di Bandung, Senin (9/7/2018).

Meski kalah, Sudrajat tetap mengaku bangga. Alasannya, dalam Pilkada Jabar 2018, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) berhasil menempati posisi kedua peraih suara terbanyak.

"Alhamdulillah, kemarin 8 Juli 2018, sudah dilaksanakan rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi oleh KPU Jabar dalam rangka pilkada. Alhamdulilah kita mencapai urutan nomor dua. Kita terima keadaan ini sebagai hasil prestasi dengan tawadu dan ketaqwaan," kata Sudrajat.

Menurutnya meraih 6 juta suara menunjukan hasil kerja tim yang lur biasa karena itu dia meminta menjadikan raihan nomer dua ini sebagai kebanggaan.

"Kami bangga mencapai prestasi nomor dua, lebih dari enam juta pemilih. Ini adalah suatu hal yang betul-betul prestasi untuk kita untuk bisa mengukur standar Jawa Barat. Mereka mengenal pasangan Asyik, program Asyik. Insya Allah konstituen bisa bersama terus," katanya.

Sebelumnya, kubu Asyik dalam konferensi pers di Ballroom Hotel Preanger Kota Bandung, Rabu (27/6/2018) sore, atau beberapa saat setelah Ridwan Kamil mengucapkan pidato kemenangan. Mereka mengatakan belum ada yang boleh mengklaim kemenangan meski ada yang unggul versi hitung cepat.

"Sudah kita saksikan quick count berbagai lembaga survei, kami dari tim Asyik menghargai hasil quick count. Tapi dari hasil quick count saat ini, belum ada pihak yang boleh mengklaim kemenangan," kata Ketua Tim Pemenangan Asyik, Daddy Rohanady, dalam konferensi pers tersebut, yang ditayangkan live oleh Kompas TV saat itu.