Iklan Susu Kental Manis Tak Boleh Tayang di Acara Anak-Anak

Ilustrasi susu kental manis (Youtube)
06 Juli 2018 14:30 WIB Septina Arifiani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengeluarkan surat edaran terkait polemik susu kental manis  (SKM) yang ternyata tidak memiliki kandungan susu.

Menurut surat edaran yang disebutkan oleh BPOM iklan susu kental manis tidak boleh menampilkan anak di bawah usia lima tahun dan tidak ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak.

“Surat edaran Nomor HK.06.5.51.511.05.18.2000 tahun 2018 tentang Label dan Iklan pada produk Susu Kental  dan Analognya (subkategori pangan 01.3) yang ditujukan kepada seluruh produsen/importir/distributor SKM menegaskan label dan iklan SKM tidak boleh menampilkan anak usia di bawah 5 tahun dan tidak diiklankan pada jam tayang acara anak-anak,” tulis BPOM dalam rilisnya.

Berdasarkan hasil pengawasan terhadap iklan di tahun 2017, BPOM RI menyampaikan terdapat tiga iklan yang tidak memenuhi ketentuan karena mencantumkan pernyataan produk berpengaruh pada kekuatan/energi, kesehatan dan klaim yang tidak sesuai dengan label yang disetujui.

Sesuai informasi BPOM, iklan tersebut sudah ditarik dan tidak ditemukan di peredaran. “Masyarakat diminta bijak menggunakan dan mengonsumsi susu kental dan analognya sesuai peruntukannya dengan memperhatikan asupan gizi (khususnya gula, garam, lemak) seimbang,” tulis BPOM dalam rilisnya seperti diberitakan Setkab.go.id, Jumat (6/7/2018).

Lebih lanjut, BPOM RI mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dalam membeli produk pangan. Selalu ingat Cek “KLIK” (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan. Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melewati masa kedaluwarsa,” pungkas BPOM dalam rilisnya.

Tokopedia