Komisi IX DPR Minta Penjualan Susu Kental Manis Dihentikan Sementara

Ilustrasi susu (Reuters)
06 Juli 2018 09:37 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengatakan peredaran produk kental manis sebaiknya dihentikan sementara apabila produsen belum memberikan keterangan yang sebenar-benarnya.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis, Saleh meminta kepada produsen produk kental manis  memberikan keterangan sejelas-jelasnya mengenai kandungan yang ada dalam produk tersebut.

"Sebelum ada kejelasan soal produk tersebut, sebaiknya penjualannya dihentikan sementara. Sebab, pada kemasan itu secara eksplisit masih tertulis susu kental manis. Kalau memang tidak mengandung susu seperti temuan BPOM, tentu tidak layak dipasarkan dengan label seperti itu," kata Saleh, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (5/7/2018).

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah menginformasikan kepada BPOM selaku pengawas izin edar untuk lebih memperhatikan produk kental manis agar tidak dikategorikan sebagai produk susu bernutrisi untuk menambah asupan gizi.

Saleh yang merupakan Politisi PAN mengatakan produk kental manis yang dipasarkan oleh produsen harus jelas nutrisinya. Dia menginginkan masyarakat jangan sampai membeli produk yang tidak mengandung nutirisi yang baik seperti yang diiklankan.

"Kalau melihat iklannya, susu kental manis ini kan sangat bergizi. Lalu ada temuan seperti ini, sudah sepatutnya kita mendapatkan penjelasan resmi dari produsennya. Jangan sampai terkesan ada unsur penipuan di dalamnya," ujar Saleh.

Sebelumnya BPOM telah menerbitkan surat edaran yang mengatur mengenai pelabelan maupun iklan produk kental manis.

Produk kental manis yang sebelumnya disebut susu dan dijadikan sebagai minuman sebenarnya tidak mengandung susu melainkan kandungan gula hingga 40 persen lebih yang bisa membahayakan kesehatan bila dikonsumsi sebagai minuman penambah nutrisi secara berkala.

Menanggapi masalah ini, Komisi IX akan kembali meminta klarifikasi dari BPOM.

"Walau pernah disinggung dalam rapat, Komisi IX akan meminta klarifikasi langsung kepada BPOM terkait SKM. Pasalnya, pernyataan media yang mereka sampaikan telah menimbulkan kegelisahan di masyarakat. Apalagi selama ini, masyarakat banyak yang mengonsumsi susu kaleng kental manis untuk menambah nutrisi keluarga," tandas Saleh.

Sumber : Antara