Khotbah Salat Id Amien Rais: 74 Tahun Merdeka, Indonesia Semrawut

Amien Rais menjadi khatib dalam Salat Id di Masjid At-Taqwa, Desa Minomartani, Ngaglik, Sleman, Jumat (15/6 - 2018). (Harian Jogja/Fahmi Burhan)
16 Juni 2018 18:23 WIB Fahmi Ahmad Burhan Nasional Share :

Solopos.com, SLEMAN -- Amien Rais menjadi khatib dalam Salat Id di Masjid At-Taqwa, Desa Minomartani, Ngaglik, Sleman, Jumat (15/6/2018) pagi. Dalam khotbahnya pada salat Id Idulfitri 1439 Hijriah, Jumat (15/6), mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu justru mengikritik Indonesia yang kian semrawut dan kocar-kacir.

Amien Rais mengingatkan pentingnya fighting spirit dalam menjunjung tinggi nilai keadilan, karena kondisi Indonesia yang sudah 74 tahun masih semrawut. “74 Tahun merdeka, keadaan kita belum banyak mengalami peningkatan, kondisi ekonomi masih semrawut juga kocar-kacir. Itu karena fighting spirit kita belum ada,” katanya.

Amien Rais menyampaikan khotbahnya di hadapan 1.000 jemaah. “Dalam momen Idulfitri kali ini kita harus lebih meningkatkan fighting spirit, juga menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,” ujarnya.

Amien Rais mengatakan dalam Pancasila, prinsip-prinsip tentang keadilan itu sesuai dengan perintah Al-quran.

“Dalam Pancasila itu ada nilai-nilai yang sama dengan Alquran yaitu tentang keadilan, contohnya dalam sila ke lima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini santer diberitakan akan maju menjadi calon presiden tersebut.

Amien juga mengatakan kondisi Indonesia saat ini yang belum mempunyai fighting spirit dalam mewujudkan nilai-nilai keadilan itu. Baginya nilai-nilai keadilan, seperti keadilan ekonomi, hukum, sosial, maupun politik belum hadir di Indonesia. Salat Id di Masjid At-Taqwa, Desa Minomartani, Ngaglik, Sleman diimami oleh Ulin Nuha dan diikuti oleh 1.000 jemaah.