Menteri PUPR Minta Pengemudi di Tanjakan Kali Kenteng Bersabar

Arus lalu lintas di tol Salatiga-Solo, tepatnya di jembatan Kali Kenteng, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jateng, Sabtu (9/6 - 2018). (Twitter/@kominfo_jtg)
13 Juni 2018 21:20 WIB Adib Muttaqin Asfar Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Heboh tanjakan ekstrem di bawah jembatan Kali Kenteng di bawah ruas jalan tol fungsional Salatiga-Kartasura turut membuat pemerintah turun ke lapangan. Bahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Rabu (13/6/2018), meninjau jalur darurat itu.

Kunjungan Basuki tersebut menyusul video viral tentang banyaknya mobil yang tak kuat menaklukkan tanjakan ekstrem di jalur itu. Seperti diberitakan Solopos.com sebelumnya, jalur sementara itu dibuat karena pembangunan jalur tol resmi -- yang seharusnya melayang berada di atas jembatan -- belum selesai. Untuk sementara, pemudik diarahkan melalui jalur yang menyusur di bawah jembatan.

"Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Rabu [13/6], meninjau arus mudik yang melintasi jalan sementara di sisi bawah Jembatan Kali Kenteng yang berada di ruas tol fungsional Salatiga-Kertasura. Jalan sementara memiliki panjang 600 meter dengan lebar 8-10 meter, yang dilalui secara satu per satu kendaraan dengan kecepatan 20 km per jam demi faktor keamanan," tulis Kementerian PUPR melalui akun Instagram, Rabu.

Basuki menampik kabar bahwa kemiringan tanjakan tersebut mencapai 57 derajat. Karena kemiringan yang besar, maka banyak mobil dengan mesin kapasitas kecil tak kuat menanjak. Meski banyak yang menyebutkan kegagalan di tanjakan itu karena faktor beban yang dibawa mobil dan kurang lihainya pengemudi.

"Menteri Basuki mengatakan tingkat kemiringan jalan sementara tersebut adalah 10-14% bukan sebesar 57 derajat, sebagaimana yang sempat menjadi viral di media sosial. Para pengendara diharapkan bersabar menunggu antrian memasuki jalan sementara tersebut karena adanya penyempitan dari semula 2 lajur menjadi 1 lajur."
.
Dari data lalu lintas di Gerbang Tol Salatiga pada Puncak Mudik H-3, Selasa (12/6/2018), jumlah kendaraan yang melewati jalan sementara Kali Kenteng tercatat sebanyak 5.013 kendaraan. Jumlah kendaraan terbanyak tercatat pada pukul 08.00-09.00 WIB dengan jumlah kendaraan yang melintas sebayak 940 kendaraan.

Di sana, aparat kepolisian dan petugas yang mengatur arus lalu lintas bakal menghentikan sementara antrean kendaraan sembari memberikan kesempatan mobil berkapasitas mesin kecil untuk menanjak. Sejumlah petugas pun bersiaga untuk menahan kendaraan dari belakang jika mobil itu tak kuat untuk menanjak.

Tak ayal lagi, di ujung tanjakan warga sekitar cukup ramai menyaksikan hal itu. Kondisi itu pun sempat menyebabkan kemacetan dengan antrian kendaraan sepanjang 3 km.