Akun-Akun Anonim Dibekukan, Mardani & Fahri Hamzah Ramaikan #MenghindariSuspend

Ilustrasi (Twitter / nephilaxmus)
13 Juni 2018 20:51 WIB Adib Muttaqin Asfar Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Sederet akun-akun yang sangat kerap berkicau negatif tentang pemerintah, khususnya akun-akun anonim, terkena suspend atau dibekukan oleh Twitter. Sejumlah akun lain kini meramaikan tagar #MenghindariSuspend untuk memberikan opini melawan suspend tersebut.

Meski dilakukan oleh Twitter, tetap saja banyak akun yang mengaitkan hal ini dengan pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka ramai-ramai menggunakan tagar itu untuk menyindir seolah mereka harus memuji Jokowi untuk menghindari suspend oleh Twitter.

Tokopedia

Di antara mereka yang menyebar tagar tersebut, ada beberapa politikus. Di antaranya adalah politikus PKS Mardani Ali Sera yang memang kerap menyindir pemerintah. 

"Saya dapat info dari kawan2. Untuk #menghindarisuspend maka harus puja puji janji presiden yg tidak ditepati," kicaunya, Rabu (13/6/2018).

Politikus lain yang ikut meramaikan tagar itu adalah Fahri Hamzah. Namun, Fahri menggunakan cara lain dalam mencantumkan tagar itu. "Ini via Vallen juga otoriter sih ya? Maen suspend aja...#MenghidariSuspend," kicau akun @Fahrihamzah, Rabu, sambil meretweet link berita media online tentang Via Valen yang memblok puluhan ribu kontak Whatsapp.

Sementara itu, akun Fadli Zon, @fadlizon, hanya meretweet sebuah kicauan akun lain tentang tagar ini. Kicauan itu berasal dari akun @mkhumaini yang menuliskan sindiran tentang kemacetan yang masih terjadi di Tol Cipali pada musim mudik tahun ini.

"Makasih Pak Jokowi, mudik jadi bermakna & penuh cerita karena macet 42 kilometer, Presiden sebelumnya tidak mungkin bisa menandingi prestasi bapak yang ini, bapak jokowi hebat. #MenghindariSuspend," kicaunya.

Sederet akun yang terdeteksi telah disuspend oleh Twitter antara lain @MbahUyok, @RestyCayah, @Ndon08, @AnonNdon, @JalalHusin, @JackVardan, @ekowBoy, dan @LawanPoLitikJKW. Akun-akun itu kini tak bisa lagi ditemukan dan diakses.

Sebelum ini, akun @hulk_idn tiarap setelah mengumbar isu perselingkuhan Grace Natalie dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akhirnya tak terbukti. Akun tersebut hilang sehari setelah gagal membuktikan adanya video isu perselingkuhan tersebut, lalu digantikan akun dengan nama yang sama namun sama sekali berbeda.

Dalam aturan Twitter, layanan microblogging tersebut akan mensuspend akun dengan beberapa alasan. Di antaranya adalah akun tersebut terdeteksi spam atau berisiko mengancam keamanan Twitter. Kedua, keamanan akun tersebut terdeteksi berisiko. Alasan ketiga adalah kicauan yang dinilai melanggar aturan, misalnya meniru akun lain atau mengirim ancaman kepada akun lain.

Sederet akun-akun yang sangat kerap berkicau negatif terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk akun-akun anonim, terkena suspend atau dibekukan oleh Twitter. Sejumlah akun lain kini meramaikan tagar #MenghindariSuspend untuk memberikan opini melawan suspend tersebut.
Meski dilakukan oleh Twitter, tetap saja banyak akun yang mengaitkan hal ini dengan pemerintah, khususnya Jokowi. Mereka ramai-ramai menggunakan tagar itu untuk menyindir seolah mereka harus memuji Jokowi untuk menghindari suspend oleh Twitter.
Di antara mereka yang menyebar tagar tersebut, ada beberapa politikus. Di antaranya adalah politikus PKS Mardani Ali Sera yang memang kerap menyindir pemerintah. 
"Saya dapat info dari kawan2. Untuk #menghindarisuspend maka harus puja puji janji presiden yg tidak ditepati," kicaunya, Rabu (13/6/2018).
Politikus lain yang ikut meramaikan tagar itu adalah Fahri Hamzah. Namun, Fahri menggunakan cara lain dalam mencantumkan tagar itu. "Ini via Vallen juga otoriter sih ya? Maen suspend aja...#MenghidariSuspend," kicau akun @Fahrihamzah, Rabu, sambil meretweet link berita media online tentang Via Valen yang memblok puluhan ribu kontak Whatsapp.
Sementara itu, akun Fadli Zon, @fadlizon, hanya meretweet sebuah kicauan akun lain tentang tagar ini. Kicauan itu berasal dari akun @mkhumaini yang menuliskan sindiran tentang kemacetan yang masih terjadi di Tol Cipali pada musim mudik tahun ini.
"Makasih Pak Jokowi, mudik jadi bermakna & penuh cerita karena macet 42 kilometer, Presiden sebelumnya tidak mungkin bisa menandingi prestasi bapak yang ini, bapak jokowi hebat. #MenghindariSuspend," kicaunya.
Sederet akun yang terdeteksi telah disuspend oleh Twitter antara lain @MbahUyok, @RestyCayah, @Ndon08, @AnonNdon, @JalalHusin, @JackVardan, @ekowBoy, dan @LawanPoLitikJKW. Akun-akun itu kini tak bisa lagi ditemukan dan diakses.
Dalam aturan Twitter, layanan microblogging tersebut akan mensuspend akun dengan beberapa alasan. Di antaranya adalah akun tersebut terdeteksi spam atau berisiko mengancam keamanan Twitter. Kedua, keamanan akun tersebut terdeteksi berisiko. Alasan ketiga adalah kicauan yang dinilai melanggar aturan, misalnya meniru akun lain atau mengirim ancaman kepada akun lain.Sederet akun-akun yang sangat kerap berkicau negatif terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk akun-akun anonim, terkena suspend atau dibekukan oleh Twitter. Sejumlah akun lain kini meramaikan tagar #MenghindariSuspend untuk memberikan opini melawan suspend tersebut.
Meski dilakukan oleh Twitter, tetap saja banyak akun yang mengaitkan hal ini dengan pemerintah, khususnya Jokowi. Mereka ramai-ramai menggunakan tagar itu untuk menyindir seolah mereka harus memuji Jokowi untuk menghindari suspend oleh Twitter.
Di antara mereka yang menyebar tagar tersebut, ada beberapa politikus. Di antaranya adalah politikus PKS Mardani Ali Sera yang memang kerap menyindir pemerintah. 
"Saya dapat info dari kawan2. Untuk #menghindarisuspend maka harus puja puji janji presiden yg tidak ditepati," kicaunya, Rabu (13/6/2018).
Politikus lain yang ikut meramaikan tagar itu adalah Fahri Hamzah. Namun, Fahri menggunakan cara lain dalam mencantumkan tagar itu. "Ini via Vallen juga otoriter sih ya? Maen suspend aja...#MenghidariSuspend," kicau akun @Fahrihamzah, Rabu, sambil meretweet link berita media online tentang Via Valen yang memblok puluhan ribu kontak Whatsapp.
Sementara itu, akun Fadli Zon, @fadlizon, hanya meretweet sebuah kicauan akun lain tentang tagar ini. Kicauan itu berasal dari akun @mkhumaini yang menuliskan sindiran tentang kemacetan yang masih terjadi di Tol Cipali pada musim mudik tahun ini.
"Makasih Pak Jokowi, mudik jadi bermakna & penuh cerita karena macet 42 kilometer, Presiden sebelumnya tidak mungkin bisa menandingi prestasi bapak yang ini, bapak jokowi hebat. #MenghindariSuspend," kicaunya.
Sederet akun yang terdeteksi telah disuspend oleh Twitter antara lain @MbahUyok, @RestyCayah, @Ndon08, @AnonNdon, @JalalHusin, @JackVardan, @ekowBoy, dan @LawanPoLitikJKW. Akun-akun itu kini tak bisa lagi ditemukan dan diakses.
Dalam aturan Twitter, layanan microblogging tersebut akan mensuspend akun dengan beberapa alasan. Di antaranya adalah akun tersebut terdeteksi spam atau berisiko mengancam keamanan Twitter. Kedua, keamanan akun tersebut terdeteksi berisiko. Alasan ketiga adalah kicauan yang dinilai melanggar aturan, misalnya meniru akun lain atau mengirim ancaman kepada akun lain.