Pemain Persis Solo Dilarang Tarkam, Jika Nekat Ada Sanksinya

Para pemain Persis Solo merayakan gol (Twitter/persisofficial)
13 Juni 2018 16:30 WIB Chrisna Chaniscara Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Manajemen Persis Solo tak menoleransi para pemainnya yang nekat mengikuti pertandingan antarkampung (tarkam) dalam libur Lebaran, 11-20 Juni 2018. Jika ketahuan, manajemen siap memberi sanksi tegas pada pemain itu. Langkah ini dilakukan agar kondisi pemain tetap prima ketika tim kembali berlatih pada 21 Juni.

Manajer Persis Solo, B.M. Anjasmara, melarang keras M. Wahyu dkk. tampil di kompetisi tarkam. Menurut Anjas, sapaan akrabnya, pemain harus menghormati kontrak yang sudah ditandatangani bersama Laskar Sambernyawa. Pihaknya tak ingin pemain kembali dengan kondisi cedera atau kurang fit jika nekat mengikuti tarkam.

“Sudah ada kesepakatan antara tim dan pemain soal itu [pelarangan ikut tarkam]. Jika dilanggar ya tentu ada konsekuensinya,” ujar Anjas saat dihubungi Solopos.com, Selasa (12/6/2018).

Fenomena sepak bola lokal belakangan ini, tarkam memang menjadi pilihan para pemain profesional untuk menambah penghasilan di luar pendapatan dari klub. Pemain pun mengklaim tarkam bisa membantu menjaga fisik dan stamina mereka di tengah libur kompetisi. Meski demikian Anjas tak akan menggubris alasan apapun dari pemain yang ngotot main tarkam.

“Mereka itu pemain profesional jadi harus bisa menjaga fisiknya tanpa harus ikut tarkam. Apalagi tim pelatih sudah memberi porsi latihan khusus selama libur Lebaran,” tegas Anjas.

Salah satu upaya manajemen mengantisipasi maraknya pemain ikut tarkam yakni dengan memperpendek libur Lebaran, tak sampai dua pekan. Pelatih Persis, Jafri Sastra, mendukung penuh aturan manajemen terkait larangan pemain ikut tarkam. Jafri menilai laga tarkam yang biasanya keras sangat berisiko bagi kondisi pemain. “Kalau cedera tanggung sendiri akibatnya,” kata dia.

Lebih jauh, manajemen juga bersikap tegas apabila pemain mengalami kelebihan berat badan seusai libur Lebaran. Persis memberlakukan denda apabila pemain mengalami overweight sampai batas tertentu.

Kolom 7 hours ago

Sungkem Orang Tua