Hengkang dari Golkar, Titiek Soeharto ke Partai Berkarya Besutan Tommy

Ketua Umum Yayasan Seni Rupa Indonesia Titiek Soeharto melihat-lihat pameran dengan tema Berbeda Itu Indah di ajang Kompetisi Nasional Seni Lukis Remaja (KNSLR) di Jakarta, Minggu (2/10 - 2017). (Bisnis / Dwi Prasetya)
11 Juni 2018 16:30 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Sekjen Partai Beringin Karya (Berkarya) Priyo Budi Santoso memastikan kader senior Partai Golkar Siti Hediyati Hariyadi (Titiek Soeharto) akan bergabung menjadi kader Partai Berkarya. Putri Presiden ke-2 RI Soeharto itu selama ini merupakan pengurus Partai Golkar sebagaimana Priyo sebelumnya.

Priyo mengatakan Titiek bakal mendeklarasikan diri sebagai kader Partai Berkarya bertepatan dengan acara konsolidasi kader Partai Berkarya se-Yogyakarta. Momen deklarasi tidak hanya disaksikan oleh kader, tetapi juga oleh Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Tommy merupakan adik kandung Titiek.

"Deklarasi Titiek tersebut seirama dengan bertambahnya jumlah anggota keluarga Cendana dalam Partai Berkarya," ujar Priyo kepada wartawan, Senin (11/6/2018).

Mulanya, anak kelima Soeharto yaitu Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menggagas penyatuan Partai Beringin Karya dan Partai Nasional Republik menjadi Partai Berkarya. Tommy lantas menjadi Ketua Umum Partai Berkarya setelah partainya resmi ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Februari lalu.

Sebelumnya, Tommy menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai merangkap Ketua Dewan Pembina. Selain Tommy, telah bergabung pula cucu Soeharto. Dia adalah Retnosari Widowati Harjojudanto atau Eno Sigit yang sebelumnya merupakan pengurus DPP Gerindra.

Partai Berkarya berupaya mengembalikan nostalgia Orde Baru di bawah era Soeharto. Setelah jatuhnya Orde Baru dan dimulainya era reformasi 1998, sebagian putra-putri Soeharto lebih banyak menyalurkan aktivitas politiknya melalui Partai Golkar.

Tokopedia