PDIP Sarankan Duet Amien Rais-Prabowo, Biar Wujudkan Mimpi Bersama

Zulkifli Hasan (kedua kanan) mengangkat tangan bersama Taufik Kurniawan (kanan), Fahri Hamzah, dan Amien Rais dalam peringatan 20 tahun reformasi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/5 - 2018). (Antara / Akbar Nugroho Gumay)
11 Juni 2018 14:31 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Dengan alasan integritas dan cinta Tanah Air, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) Viva Yoga Mauladi menyatakan partainya serius mencalonkan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai capres pada Pilpres 2019.

"PAN serius mencalonkan Amien Rais running for President 2019, dan kami memiliki alasan kuat untuk pencalonan tersebut," katanya di Jakarta, Senin (11/6/2018). Viva mengatakn bahwa Amien merupakan figur yang cocok menduduki posisi itu.

Kata dia, selain memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, Amien juga cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), selain mencintai rakyat Indonesia. Menurut dia, Amien memiliki konsep dan kapasitas kepemimpinan dalam memimpin perjuangan bangsa Indonesia menuju pada cita-cita nasional sesuai berdirinya NKRI.

"Amien Rais masih memiliki fisik kuat dan stamina prima dalam beraktivitas sesuai tuntutan kerja. Usia tidak menghalangi dalam menjalankan tugas pokok pekerjaan," ujarnya.

Menurutnya, PAN akan memfinalisasi keputusan partai tentang pasangan calon presiden/cawapres melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN setelah Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Sebelumnya, Amien Rais sendiri mengisyaratkan maju menjadi calon Presiden RI periode 2019-2024.

Sementara itu, politikus PDIP, Darmadi Durianto, mengaku antusias dengan keinginan Amien Rais untuk maju sebagai capres 2019. Dia bahkan mengusulkan agar Amien sebaiknya berduet dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jika nanti benar-benar maju sebagai capres 2019.

"Kita [PDIP] antusias sekali kalau Pak Amien maju sebagai capres. Sebaiknya sih berduet dengan Pak Prabowo itu lebih baik. Karena selisih usia keduanya tidak jauh. Dengan begitu kan itu bisa mewujudkan mimpi bersama untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia yang belum bisa terwujud sampai saat ini," ujar Bendahara Megawati Institute itu.

Menurutnya, keinginan Amien tersebut menandakan bahwa apa yang dia lakukan selama ini terselip kepentingan tertentu. "Manuver Amien yang selalu melontarkan kritikan kepada pemerintahan Jokowi selama ini ternyata ibarat kata ada udang di balik batu. Manuvernya diduga sarat atau penuh nuansa kepentingan politik pribadi dan kebanyakan berdasarkan alasan emosional," katanya.