Nenek 80 Tahun di Pandeglang Dibunuh, Uang Renovasi Gubuknya Digondol

Ilustrasi garis polisi. (polri.go.id)
27 Mei 2018 20:31 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, PANDEGLANG -- Kisah tragis dialami oleh seorang nenek renta warga Kampung Cibarengkok, Desa Kiarajangkung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang. Nela, 80, meninggal dunia secara mengenaskan di rumahnya, Sabtu (26/5/2018).

Tak hanya itu, uang simpanannya juga raib. Diberitakan Banten Hits yang dikutip oleh Suara.com, tubuh Nela tergolek di atas kasur. Pada bagian leher Nela, terdapat luka lebam. Sementara kedua kakinya dalam kondisi terikat.

“Dia tinggal sendirian. Anak-anaknya tinggal di rumah lain, tapi tak jauh dari rumahnya,” kata Hata Suahata salah satu warga, seperti diberitakan Banten Hits yang dikutip Suara.com, Minggu (27/5/2018).

Kondisi di sekitar tempat tidur Nela acak-acakan. Hata mengatakan, uang sebesar Rp4 juta yang rencananya akan digunakan nenek Nela untuk memperbaiki tempat tinggalnya raib.

“Semasa masih hidup, Nenek Nela mengatakan ia tengah mengumpulkan uang untuk memperbaiki rumahnya yang masih terbuat dari bambu dan kayu tersebut,” tuturnya. “Kayaknya dibunuh waktu salat Tarawih. Iya, uang simpanannya hilang,” ujarnya.

Banten Hits masih berupaya mendapat keterangan dari Polsek Cibaliung maupun Polres Pandeglang mengenai peristiwa tersebut.

Berita ini kali pertama diterbitkan Banten Hits dengan judul Seorang Nenek di Cibarengkok Tewas Tergolek dengan Kaki Terikat, lalu Suara.com dengan judul Nenek Nela Dibunuh saat Tarawih, Uang buat Perbaiki Gubuknya Raib.

Sumber : Suara.com