Tol Soker Dibuka H-7 Lebaran 2018, Ini Jam Operasionalnya

Tulisan gerbang tol Kartasura di Desa Ngasem, Colomadu, Karanganyar, sudah ganti menjadi gerbang tol Colomadu, Kamis (19/4 - 2018). (Solopos/Iskandar)
21 Mei 2018 20:20 WIB Aries Susanto Nasional Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Tol Solo-Kertosono (Soker) bakal dibuka untuk kepentingan arus mudik dan arus balik pada H-7 hingga H+8 Lebaran atau 8-24 Juni 2018. Pembukaan jalan bebas hambatan tersebut berlaku untuk jalur operasional maupun jalur fungsional.

Manajer Adminsitrasi PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Patahillah, mengungkapkan pembukaan jalur Tol Soker diberlakukan di semua pintu masuk, mulai pintu masuk Ngasem Colomadu dan Klodran, Karanganyar, Kebakramat, Sragen. Untuk jalur Tol fungsional seperti Salatiga-Ngasem, kata dia, bakal dibuka pukul 06.00 WIB-17.00 WIB.

Sementara itu, jalur tol operasional, seperti Ngasem-Sragen, bakal dibuka pukul 06.00 WIB-21.00 WIB. "Dengan melihat petugas sif dan keterbatasan prasarana di jalur fungsional, maka tol fungsional dibuka hanya sampai pukul lima sore," jelasnya kepada solopos.com, Senin (21/5/2018).

Jadwal pembukaan Tol Soker ini, jelas Pata, masih terjadi perbedaan pendapat antara PT JSN dengan kepolisian. Pihak kepolisian menginginkan jalur tol fungsional dibuka hingga malam, yakni pukul 06.00 WIB-21.00 WIB. Sementara, untuk jalur operasional hingga pukul 24.00 WIB.

"Termasuk jadwal pembukaan tol, pihak kepolisian menginginkan dibuka sampai 25 Juni [H+9]. Namun, ini masih akan dibahas lagi dengan Polda," urai Pata.

Di luar jadwal yang telah ditentukan itu, kata Pata, PT JSN sudah tak bertanggung jawab lagi terkait pembukaan tol fungsional. Artinya, tol fungsional sudah tak dibuka untuk umum lagi sampai dengan pembangunan dinyatakan selesai dan diresmikan. "Kalau tol operasional sih tetap buka karena memang sudah resmi operasional," jelasnya.

Pembukaan tol ini disambut antusias oleh warga Soloraya, tak terkecuali warga Boyolali. Suratno, salah satu warga Ngemplak mengaku sangat menanti-nanti Tol Soker dibuka untuk umum, khususnya pada saat Lebaran.

Sebab, saat Lebaran dipastikan jalur-jalur menuju kota-kota nyaris lumpuh. "Kita mau ke Semarang macet. Kita mau ke Sragen-Ngawi juga macet. Kalau tol Soker dibuka, ini akan sangat membantu sekali," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayanto, menjelaskan masyarakat yang menggunakan Tol Soker wajib memakai kartu elektronik pembayaran (e-tol). Sebab, di sejumlah tol yang sudah diresmikan sebelumnya sudah menerapkan tarif resmi.

Sementara untuk tol yang baru diresmikan, seperti jalur Ngasem-Sragen, ada masa sekitar sepuluh hari untuk sosialisasi alias masih gratis. "Tarif yang sudah berlaku di jalur Tol Ngawi-Wilangan ialah Rp1.000/ km. Kalau di Solo-Ngawi masih belum ditentukan. Nanti akan ada pengumumannya," terangnya.