ASN Muslim Karanganyar Diajak Ngaji Bareng Selama Ramadan

Sejumlah pegawai Dinas Kominfo Karanganyar membaca dan menyemak bacaan Alquran di salah satu ruangan di kompleks Setda Karanganyar pada Kamis (17/5 - 2018). (Istimewa/Dinas Kominfo Karanganyar)
18 Mei 2018 04:00 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR--Pemkab Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Gerakan Karanganyar Bertakwa selama Ramadan. Hal itu mengemuka saat rapat dinas lengkap jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar yang dipimpin Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, di Ruang Anthurium kompleks Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (14/5/2018).

Rapat koordinasi dihadiri asisten Setda Karanganyar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, camat dari 17 kecamatan, dan lain-lain. Salah satu isi rapat adalah kegiatan menyambut bulan suci Ramadan.

Pemkab menyelenggarakan Gerakan Karanganyar Bertakwa. Beberapa di antara kegiatannya, semakan bacaan Alquran dan atau terjemahan bagi pimpinan, karyawan beragama Islam serta untuk umat beragama lain menyesuaikan. Selain itu, Pemkab melaksanakan Tarawih Keliling bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), kepala OPD, instansi vertikal, Setda, dan lain-lain.

Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Sutarno, menyampaikan ada sepuluh program dalam Gerakan Karanganyar Bertakwa selama bulan Ramadan. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karanganyar diimbau mengaji bersama sebelum memulai kegiatan di pagi hari.

"ASN di masing-masing OPD diharapkan membaca satu juz setiap hari seusai apel pagi. Dengan demikian, mereka bisa menyelesaikan 30 juz selama Ramadan," kata dia melalui siaran pers yang diterima Solopos.com, Kamis (17/5/2018).

Program itu sudah dilaksanakan sejak tahun 2014. Sutarno menuturkan momentum tepat di bulan Ramadan untuk mempertebal iman. Pemkab juga mengadakan Tarawih Keliling (Tarling). Pemkab sudah menyusun jadwal tarling di 17 kecamatan di Karanganyar.

"Tarling mulai Senin [21/5/2018] hingga Kamis [7/6/2018]. Agenda tersebut selain sebagai wujud ibadah juga mendekatkan unsur pemerintah dengan masyarakat," kata dia.