Heboh Akun Twitter Jokowi Ngetwit Soal Senbatsu Uza JKT 48

Tweet akun Twitter jokowi yang telah dihapus. (Istimewa - Facebook)
17 Mei 2018 05:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA - Akun Presiden Joko Widodo (Jokowi)  di Twitter @jokowi membuat heboh warganet lewat balasan ke cuitan penggemar JKT48. Cuitan yang ditulis Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 15.24 WIB yang menulis tentang momen Senbatsu Uza JKT48 itu telah dihapus. 

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin membenarkan bahwa ‎akun twitter Kepala Negara pada telah mengunggah cuitan singkat yang segera setelah diunggah.

Ramadan Ekstra - Promo Belanja Kebutuhan Lebaran 2018 - Tokopedia

Pihak Istana Kepresidenan mengaku membebastugaskan admin pengelola akun Twitter resmi Presiden Jokowi, lantaran ngetwit tentang Senbatsu Uza girlband JKT 48. Alhasil cuitan itu menuai beragam komentar di dunia maya. "Hal ini telah ditelusuri dan ditemukan permasalahan di salah satu admin pengelola, yang bersangkutan kini sudah dibebastugaskan," ujarnya Bey dalam keterangan resminya, Rabu (16/5/2018).

Menurut Bey, langkah-langkah pengamanan dan penanganan tambahan secara internal telah dilakukan untuk mencegah hal yang sama kembali terulang. Diketahui, akun resmi Twitter ‎Presiden Jokowi @jokowi membalas tweet dari salah satu personil girl group JKT48 yakni Beby.

Akun dara berparas manis @Bebyyers itu diketahui mengunggah kicauan, "Selamat siang semua..sambil menemani jam istirahat teman-teman ada episod terbaru nih dari #cerit48ebyOshi yang ke 15 dengan judul #BebyForUZA (emotikon kacamata hitam),".

Sementara, dalam akun resmi milik mantan Gubernur DKI Jakarta itu membalas "Wuooohh mantab! Jadi teringat deg2annya di momen Senbatsu Uza Pekan lalu," cuit Jokowi yang diketahui ditulis oleh salah satu adminnya tersebut.

Berikut ini klarifikasi dari Istana soal cuitan Jokowi:

Klarifikasi mengenai Cuitan Akun Twitter Presiden

Akun Twitter Presiden pada pukul 15:24 WIB mengunggah cuitan singkat namun segera dihapus tak lama setelah diunggah.

Hal ini telah ditelusuri dan ditemukan permasalahan di salah satu admin pengelola. Yang bersangkutan kini sudah dibebastugaskan.

Langkah-langkah pengamanan dan penanganan tambahan secara internal telah dilakukan untuk mencegah hal yang sama kembali terulang.

Jakarta, 16 Mei 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin