Pencurian Sragen: Malam Pertama Tarawih, Perhiasan Raib Digondol Maling

Aparat Polsek Sumberlawang, Sragen, memeriksa jendela yang dicongkel pencuri di rumah Suparman.(Istimewa - Subhumas Polres Sragen)
17 Mei 2018 22:45 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Peristiwa nahas menimpa Suparman, 57, warga Dukuh Tanjungsari RT 007, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Rabu (16/5/2018) malam. Sepulang dari Salat Tarawih, istri Suparman mendapati kondisi kamarnya acak-acakan dengan perhiasan seberat 45 gram senilai Rp20 juta hilang.

Perhiasan itu diduga dicuri maling yang masuk rumah dengan mencongkel jendela kamar.

Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Muryati mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi Solopos.com, Kamis (17/5), mengatakan peristiwa pencurian dengan pemberatan itu terjadi saat rumah korban dibiarkan kosong lantaran semua penghuninya menjalankan Salat Isya dan Tarawih di masjid pada malam Ramadan kali pertama, Rabu malam.

Suparman bersama istri dan anaknya pulang ke rumah pada pukul 20.00 WIB. “Mereka masuk rumah. Istri korban langsung masuk ke kamar. Ia kaget karena kondisi kamar berantakan dan pintu lemari terbuka. Setelah diperiksa ternyata perhiasan berupa kalung 20 gram, gelang 20 gram, dan cincin 5 gram hilang. Total kerugian korban 45 gram perhiasan emas senilai Rp20 juta,” ujarnya.

Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Sumberlawang pada pukul 20.30 WIB. Polisi memeriksa dua orang saksi, yakni Waginah, 55, dan Hartono, 40, warga setempat. Selain itu polisi juga mendatangi lokasi kejadian untuk olah kejadian perkara.

“Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut,” tuturnya.

Kolom 14 hours ago

Mengapa Ada Teror?