Anwar Ibrahim Bebas, Mahathir Mohamad Mundur?

Anwar Ibrahim mengacungkan jempol ke wartawan, Rabu (15/5 - 2018). (The Australian)
16 Mei 2018 15:45 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, KUALA LUMPUR – Anwar Ibrahim, mantan pemimpin oposisi Malaysia, akhirnya dibebaskan dari penjara, Rabu (16/5/2018). Pria berusia 70 tahun itu mendapat pengampunan dari Raja Malaysia atas kasus pelecehan seksual yang membuatnya mendekam di penjara selama tiga tahun.

Dilansir The Guardian, Anwar Ibrahim keluar dari Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia, tempatnya menjalani operasi bahu dengan senyum semringah. Anwar Ibrahim mengacungkan ibu jarinya ke arah wartawan yang menunggu di depan rumah sakit. Sebagai informasi, Anwar Ibrahim divonis lima tahun penjara karena terbukti melakukan sodomi.

Anwar Ibrahim dibebaskan setelah Raja Malaysia, Yang Dipertuan Agung Muhammad V memberikan pengampunan penuh kepadanya. Raja Malaysia juga mengundang Anwar Ibrahim menemuinya di Istana Negara. Pembebasan Anwar Ibrahim tak lepas dari peran Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad. Mahathir meminta agar kerajaan mengampuni Anwar Ibrahim. Koalisi Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir Mohamad juga berjanji menyerahkan jabatan kepada Anwar Ibrahim dalam waktu dua tahun.

Menurut pengacaranya, Anwar Ibrahim dibebaskan dari segala macam dakwaan hukum. Dia juga diizinkan kembali terjun ke dunia politik Malaysia. Padahal, Anwar Ibrahim mendekam di penjara Sungai Buloh, Malaysia, sejak Februari 2015 setelah divonis hukuman kurungan selama lima tahun atas kasus pelecehan seksuak terhadap mantan asisten pribadinya. Saat itu, kasus tersebut dinilai sengaja dibuat untuk menyingkirkan Anwar Ibrahim. Kini, semua mimpi buruknya telah sirna, karena diberi pengampunan oleh Raja Malaysia.

 

Tokopedia