Polda Jawa Tengah Cabut Status Siaga 1

Polisi Solo berjaga di depan GKI Sangkrah, Solo, Minggu (13/5 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
16 Mei 2018 18:07 WIB Alif Nazzala Rizqi Nasional Share :

Solopos.com, SEMARANG -- Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, mengatakan sudah tidak lagi menerapkan status siaga 1. Meski demikian, Polda Jawa Tengah sampai saat ini tetap dalam kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

"Memang siaga 1 sudah tidak, tapi kesiapsiagaan tidak boleh berkurang, penambahan personel di objek aktivitas masyarakat dan simpul transportasi, seperti bandara, stasiun, yang biasanya tidak terlihat Brimob sekarang kita keluarkan," katanya Rabu (16/5/2018).

Tokopedia

Menurutnya, pengamanan akan terus dilakukan pada saat menjelang berbuka puasa, salat tarawih, bahkan hingga waktu salat subuh. Dia juga mengimbau agar masyarakat bisa meningkatkan kepekaaan dan kepedulian terhadap lingkungan tinggalnya, serta jika nantinya menemui hal yang mencurigakan bisa melaporkan kepada pihak berwajib.

"Masyarakat bisa lebih peka dan meningkatkan kepedulian dilingkungannya, jika menemukan yang mencurigakan dan ada yang bersikap anti sosial bisa dilaporkan ke kita," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, buntut dari aksi teror bom di Surabaya, Polda Jawa Tengah menetapkan status siaga 1 sehingga pengamanan di wilayah perbatasan Jawa Timur. Polda Jateng juga menjaga simpul aktifitas masyarakat seperti bandara dan stasiun juga diperketat.

Kolom 16 hours ago

Kiri Zaman Kini