Arab Saudi Tawarkan Diskon Pajak Shooting Film

Ilustrasi bioskop (Youtube)
15 Mei 2018 00:00 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan pengoperasian bioskop. Film pertama yang diputar di negara tersebut adalah Black Panther. Kini, pemerintah Arab Saudi mulai mengincar sineas internasional untuk melakukan shooting film di negara mereka.

Pemerintah Arab Saudi berjanji memberikan bonus menarik bagi rumah produksi film Hollywood yang melakukan shooting di negara mereka menggunakan kru lokal. Bonus tersebut diwujudkan dalam bentuk diskon pajak mulai 35 persen untuk penggunaan lokasi di Arab Saudi. Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga memberikan potongan pajak sebesar 50 persen bila ada artis lokal yang diajak membintangi film Hollywood.

Ramadan Ekstra - Promo Belanja Kebutuhan Lebaran 2018 - Tokopedia

"Ini merupakan pesan yang dititipkan oleh pemerintah Arab Saudi untuk disampaikan kepada produser film Hollywood. Arab Saudi mencoba terbuka terhadap industri pergilman. Ini merupakan hasil perjuangan yang telah dilakukan sejak lama," kata Pimpinan Badan Otoritas Umum Kebudayaan Arab Saudi, Ahmad Al Mezyed dalam Festival Film Cannes 2018, seperti dilansir Gulf News, Senin (14/5/2018).

Pencabutan larangan bisokop di Arab Saudi ini terjadi pada 2017 lalu. Hal itu membuahkan hasil pembukaan jaringan bioskop pertama dari Amerika Serikat, AMC, di Arab Saudi. Pembukaan bioskop pertama selama 35 tahun terakhir ini dimulai dengan menayangkan film super hero, Black Panther.

Sampai saat ini, masih banyak produser film Hollywood yang ragu dengan aturan perfilman di Arab Saudi. Alhasil, Ahad Al Mezyed mendapat banyak pertanyaan soal kebebasan kostum dan berbagai aturan lain yang berlaku di Arab Saudi. Sebab, selama ini Arab Saudi dinilai cukup konservatif dalam membuat sebuah peraturan.