Ini Rekaman CCTV Detik-Detik Bom di Mapolrestabes Surabaya

Bom meledak di Mapolrestabes Surabaya (Istimewa)
14 Mei 2018 15:00 WIB Muhammad Rizal Fikri Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA – Belum selesai penyelidikan kasus tiga bom di tempat ibadah di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi, Kota Pahlawan itu kembali diguncang bom pada Senin (14/5/2018).

Seperti diberitakan Solopos.com sebelumnya, bom Senin pagi mengguncang Mapolrestabes Surabaya sekitar pukul 08.50 WIB. Kabid Humas Polda Jawa Timur Komber Frans Barung Mangera menyatakan bom meledak pada jarak 100 m-200 m dari tepi luar Mapolrestabes Surabaya.

Peristiwa pengeboman itu terekam kamera CCTV. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, tampak pintu depan Mapolrestabes Surabaya dibuka seperti biasa. Tiga polisi bersenjata menjaga pintu masuk. Sesaat sebelum kejadian ada mobil yang diduhga milik anggota polisi akan masuk ke Mapolrestabes Surabaya.

Di belakang mobil datang secara pelan dua sepeda motor yang tampak semuanya berboncengan. Kedua sepeda motor dihentikan oleh polisi yang sedang berjaga. Belum sempat diperiksa terjadi ledakan bom sehingga suasana kacau.

Berdasarkan konferensi pers yang dilakukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Senin kurang lebih pukul 12.30 WIB, bom di Mapolrestabes juga dilakukan oleh satu keluarga berjumlah lima orang. Ayah, ibu, dan dua anak meninggal di tempat kejadian, sedangkan seorang anak perempuan selamat.

“Jadi mereka ini suami istri dengan anak-anaknya. Dua tewas dan satu anak kecil selamat. Anak perempuan kira-kira berusia 10 tahun,” jelas Tito.

Untuk korban dari pihak polisi di Mapolrestabes Surabaya belum ada keterangan pasti. Untuk sementara tidak ada korban meninggal dari pihak kepolisian.