Korban Tewas Bom Surabaya 11 Orang, Ini Nama-Nama Korban

Petugas mengevakuasi korban di lokasi ledakan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jl Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5 - 2018). (Antara / Didik Suhartono)
13 Mei 2018 14:37 WIB Rini Yustiningsih Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA -- Korban tewas bom Surabaya di tiga lokasi gereja, Minggu (13/5/2018), menjadi 11 orang, sementara 41 orang lainnya mengalami luka-luka.

Kabid humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung dalam jumpa pers disiarkan TV One, menyebutkan hingga pukul 14.00 WIb tercatat 11 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat bom Surabaya.

Tokopedia

"Tak lama lagi Bapak Presiden Jokowi akan memberikan pernyataan persnya di sini. Kita tunggu saja bersama-sama," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bom pertama meledak di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara. Selanjutnya, bom juga meledak di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro 146. Tak beberapa lama, bom juga meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Jalan Arjuna.

Korban luka-luka tengah dirawat intensif di sejumlah rumah sakit di Surabaya. Pengelola GPPS Jemaat Sawahan telah merilis nama-nama korban aksi teroris tersebut.

Informasi yang diunggah Suara.com, menyebutkan nama korban yang ditulis di papan nama tersebut, edang mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit setempat. Pihak pengelola menulis ada tiga rumah sakit yang menampung perawatan korban ledakan bom.

Selain itu, pengelola gereja juga mengungkap sejumlah nama yang belum diketahui keberadaannya namun diketahui sempat berada di dalam gereja sebelum ledakan bom terjadi.

Inilah nama-nama yang diduga menjadi korban ledakan bom bunuh diri.

RS RKZ Surabaya:
Fenny Suryawati (34 tahun)
Agus (35 tahun)
Tae Suk Tjien (64 tahun)
Clarissa Angelin (7 tahun)

RS William Booth
Ibu Tutik
RS Adi Husada
Kayla Jessyn Imanuel (Cucu Ibu Siti Jainap - PD)

Adapun korban yang belum diketahui keberadaaannya tetapi diketahui ada di dalam gereja sebelum terjadi ledakan bom di antaranya:

Giri Catur Sungkowo (Satpam Gereja)
Martha Djumadi (Staf/Penerima tamu)
Daniel (Anak bapak Budi)
Yudi Widjaya

Kolom 16 hours ago

Kiri Zaman Kini