Hujan Abu Dampak Letusan Merapi, Warganet: Boyolali & Sekitarnya Aman

Kondisi letusan Merapi dilihat dari sebuah areal perkemahan (Facebook Ayuk Santikah Ayu)
11 Mei 2018 14:45 WIB Muhammad Rizal Fikri Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitasnya Jumat (11/5/2018) pagi. Gunung yang lokasinya masuk di Kabupaten Sleman, Boyolali, Magelang, dan Klaten itu mengalami erupsi freatik sehingga mengeluarkan kepulan asap. Hujan abu pun terjadi di beberapa lokasi.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh Solopos.com dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dan BPBD Kabupaten Magelang, letusan yang terjadi di Gunung Merapi bersifat freatik bukan magmatik. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk menjauhi radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

Tokopedia

Letusan ini tidak disertai dengan peningkatan aktivitas gempa dan status Gunung Merapi masih normal. Hujan abu dilaporkan bergerak ke arah timur. Kawasan Kaliurang, Sleman, DIY dilaporkan terdampak hujan abu.

Foto dan video tentang peristiwa letusan Merapi itu menyebar viral di media sosial (medsos), salah satunya di grup Facebook Boykot #1 Boyolali. Pengguna akun John de Johnet mengabarkan daerah Yogyakarta mengalami hujan abu, ia menanyakan kondisi di Boyolali dan sekitarnya.

“Jogja hujan abu lur, lumayan tebal. Bagaimana kondisi Boyolali dan sekitarnya?” tulis John de Johnet. Unggahan tersebut ramai komentar, hampir semuanya mengabarkan wilayah Boyolali aman dari hujan abu.

“Boyolali utara masih aman,” tulis Andhizt Fickria Larasati.

“Boyolali Alhamdulillah aman,” tulis Nurudin Joss.

“Alhamdulillah Teras aman,” tulis Idayu Bbir Rizky.

“Aman Mas Cepogo,” tulis Miskiya Cute’s.

“Ampel-Salatiga masih aman,” tulis Forefer Zaami.

Kolom 16 hours ago

Kiri Zaman Kini