Maut di Perlintasan Tak Berpalang Pintu

Kondisi KA Sancaka setelah menabrak truk tronton di Ngawi, Sabtu (7/4 - 2018) pagi. (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
08 Mei 2018 19:10 WIB Suharsih Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Peristiwa demi peristiwa kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA) di perlintasan tak berpalang pintu di wilayah Soloraya maupun Madiunraya terus terjadi. Terbaru adalah kecelakaan antara KA barang dan mobil pikap di Ngembatpadas, Gemolong, Sragen, yang mengakibatkan pasangan suami istri asal Boyolali meninggal dunia, Senin (7/5/2018).

Berdasarkan catatan Solopos.com, sepanjang Januari-Mei 2018 ini setidaknya ada tiga kecelakaan maut di perlintasan KA tanpa palang pintu di Soloraya dan Madiunraya.

1. Tabrakan KA Sancaka Vs. Truk di Ngawi

Peristiwa ini terjadi di jalur KA antara Stasiun Kedungbanteng-Stasiun Walikukun, Ngawi, Jumat (6/4/2018) pukul 18.25 WIB. Lokasinya di perbatasan Sragen-Ngawi, masuk wilayah Mantingan, Ngawi. Satu orang meninggal akibat kecelakaan  yang diduga akibat kelalaian sopir truk pengangkut bantalan rel meninggalkan truk di jalur yang dilewati KA Sancaka.

Korban meninggal tersebut adalah masinis KA Sancaka, Mustofa. Asisten masinis Hendra Wahyudi, warga Magetan, mengalami luka berat. Beberapa penumpang juga mengalami luka ringan. Sopir truk Aji Aman, 41, warga Kabupaten Bojonegoro, ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Peristiwa ini mengundang perhatian khalayak, bahkan lokasi kecelakaan sempat menjadi tontonan warga. Foto-foto di berbagai media pemberitaan maupun media sosial menampakkan gambar salah satu gerbong kereta anjlok dan bergeser cukup jauh dari rel.

2. Kereta Barang Vs. Pikap di Gemolong, Sragen

Peristiwa kecelakaan  ini baru saja terjadi, tepatnya Senin (7/5/2018) pukul 10.50 WIB di perlintasan tak berpalang pintu, Dukuh Dempul RT 019 Kelurahan Ngembatpadas, Kecamatan Gemolong, Sragen. Sepasang suami istri (pasutri) yang mengendarai mobil pikap berpelat nomor AD 1888 Q tertabrak kereta hingga terseret ratusan meter.

Pasutri asal bernama Dhevin Kurnia, 31, dan Lina Indriani, 30, warga Grenjeng RT 011/RW 002 Desa Trosobo, Kecamatan Sambi, Boyolali, ini meninggal dunia di lokasi kejadian. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, apalagi pasutri ini memiliki dua anak  yang masih kecil. Anak-anak itu kini menjadi yatim piatu dalam sehari.

3. KA Bengawan Sambar Pejalan Kaki di Klaten

KA Bengawan jurusan Solo-Jakarta menyambar seorang perempuan tak dikenal yang tengah berjalan kaki di perlintasan tanpa palang pintu Desa Titang, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Senin, 8 Januari 2018. Perempuan yang ditaksir berusia 70 tahun itu berjalan menyeberang rel dari selatan ke utara di perlintasan antara Stasiun Srowot dan Stasiun Prambanan. Tanpa dia sadari ada KA Bengawan melaju dari arah timur dan menyambarnya. Perempuan itu terseret sekitar 10 meter, kepalanya pecah dan wajahnya tak lagi bisa dikenali.

Kolom 21 hours ago

Jelalatan