PKS Deklarasi Cawapres Prabowo 13 Mei 2018

Prabowo Subianto disaksikan Anies Baswedan, Sandiaga Uno, dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo menyampaikan orasi kemenangan Pilkada Jakarta, Rabu (19/4 - 2017). (Bisnis/Dedi Gunawan)
20 April 2018 20:00 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkapkan rencana deklarasi untuk mengusung calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilu 2019 akan dilaksanakan pada 13 Mei 2018 mendatang. Namun, saat ini PKS belum memastikan nama cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto.

Sekjen DPP PKS Mustafa Kamal mengatakan deklarasi itu bertepatan puncak perayaan milad atau ulang tahun yang ke-20 di Sentul, Jawa Barat. Dia optimistis nama yang akan diumumkan itu akan mengerucut dalam waktu dekat ini. Hanya saja dia tidak menyebutkan nama yang sudah dipastikan untuk mendampingi Prabowo Subianto.

Mustafa mengatakan PKS masih tetap dalam posisi mengajukan sembilan nama yang sudah tuntas digodok di internal partai untuk dimajukan di bursa Pilpres 2019 mendatang. "Kita juga terbuka bicara dengan partai-partai lain bagaimana sampai kita mendapatkan posisi yang terbaik," ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/4/2018).

Kendati demikian, Mustafa menyampaikan terlaksananya hal itu masih tergantung kepada pertemuan-pertemuan intensif yang terus dilakukan PKS dengan Gerindra, dan parpol lainnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku keberatan jika Gubernur DKI Anies Baswedan menjadi cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Dia menegaskan, PKS tetap akan menolak jika Gerindra bersikukuh mengajukan nama Anies sebagai pendamping mantan Danjen Kopassus tersebut.

Wakil Ketua Komisi II DPR itu menegaskan akan tetap memperjuangkan sembilan nama dari internal partai sebagai cawapres. Beberapa nama yang santer disebut dari sembilan nama itu adalah Gubenur Jawa Barat Ahmad Heriawan, Wakil Ketua Dewan Syura Hidayat Nur Wahid dan Presiden PKS Sohibul Iman, dan mantan Presiden PKS Anies Matta.