Solopos Hari Ini: Elektabilitas 3 Bakal Calon Presiden 2019 hingga Perkembangan Proyek Tol Solo-Kertosono

Harian Umum Solopos edisi Selasa 17 April 2018
17 April 2018 11:45 WIB Muhammad Rizal Fikri Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) dan Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden sama-sama naik. Sebaliknya, elektabilitas Prabowo Subianto cenderung menunjukkan tren menurun.

Hal tersebut terungkap dalam hasil survei Media Survei Nasional (Median) yang dirilis di Jakarta, Senin (16/4). Jokowi berada di urutan teratas dengan elektabilitas 36,2% disusul Prabowo 20,4%, dan Gatot 7%. Hasil itu berdasarkan pertanyaan semiterbuka dengan 10 nama capres.

Berita tentang elektabilitas tiga bakal calon presiden pada Pemilu 2019 itu menjadi berita utama Harian Umum Solopos edisi Selasa (17/4/2018). Selain itu ada berita menarik lainnya seperti di bawah ini:

Penanggulangan Kemiskinan: 90.098 Wong Solo Miskin

Sebanyak 90.098 jiwa atau 38.125 kepala keluarga (KK) di Kota Solo masuk kategori miskin. Sedangkan 111.928 jiwa atau 21.826 KK lainnya berstatus rentan risiko sosial.
Intervensi program penanganan kemiskinan tersebut dikerjakan Pemkot dalam enam skala prioritas. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Sosial Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Solo, Sumilir Wijayanti, prioritas satu hingga empat dikerjakan untuk penanganan kemiskinan warga kategori sangat miskin, miskin, rentan miskin dan hampir miskin.

Simak selengkapnya: http://epaper.solopos.com/

Di halaman Soloraya ada berita tentang Proyek Jalan Tol Solo-Ketrosono. Jalan Tol Solo-Kertosono ruas Ngasem sampai Sragen sudah siap beroperasi. Ruas jalan sepanjang 35 kilometer (km) itu sedang menjalani uji laik fungsi. Uji laik fungsi meliputi pengecekan jalan, ketidakrataan jalan, marka, ketebalan marka, rambu-rambu apakah sudah lengkap atau belum, jembatan sudah selesai atau belum, saluran berfungsi atau tidak, dan lain-lain.

Berita tentang Tolo Solo-Kertosono menjadi berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos hari ini. Selain itu ada berita menarik lainnya seperti di bawah ini:

Sunday Market: Minta Tak Diliburkan, PKL Siap Digeser

Sejumlah PKL memohon Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tak meliburkan Sunday Market atau Pasar Minggu selama proyek penataan ulang Gelora Manahan.
Salah seorang PKL, Darmadi, 49, berharap Pemkot tak meliburkan Sunday Market selama proyek revitalisasi Gelora Manahan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pedagang bersedia ditata atau dipindah ke lokasi mana pun di kompleks Gelora Manahan asal Sunday Market tetap berlangsung. PKL asal Karanganyar tersebut mengusulkan penataan berharap. Misalnya pemerintah membenahi lebih dulu bagian Stadion Manahan, lalu pedagang pindah berjualan ke pinggir Gelora Manahan.

Simak selengkapnya: http://epaper.solopos.com/

Kolom 1 day ago

Budaya Ngiras