Wisata Solo: Operasional Air Mancur Menari TSTJ Molor Lagi, Ini Penyebabnya

Taman Lampion dan Taman Pelangi di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)
17 April 2018 03:35 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Perbaikan wahana wisata Solo  air mancur menari atau dancing fountain Taman Pelangi di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo molor lagi. Sebelumnya perbaikan air mancur menari ditarget rampung Maret lalu namun hingga kini perbaikan masih dikerjakan.

Direktur PT Cikal Bintang Bangsa selaku pengelola Taman Pelangi TSTJ, Agung Riyadi, ketika dihubungi Solopos.com, Senin (16/4/2018), mengatakan pengelola terus mengebut perbaikan wahana di tengah danau itu. Perbaikan dipastikan rampung sebelum Lebaran.

“Kami kan sedang membuat jembatan antarpulau. Nah jembatan ini yang sedang dikerjakan,” katanya, Senin.

Pembangunan jembatan di tengah danau dikerjakan sebagai upaya memperluas space penonton saat menyaksikan wahana wisata air mancur menari. Pembangunan ini pun berdampak molornya pengerjaan perbaikan air mancur menari.

Pembenahan pada wahana air mancur menari dikerjakan pengelola sejak 1 Februari lalu. Semula, pengelola menargetkan perbaikan membutuhkan waktu sebulan. Artinya 1 Maret sudah bisa dioperasikan kembali. Namun sayangnya perbaikan belum kelar karena terkendala faktor cuaca.

Hujan yang mengguyur Kota Solo hampir setiap hari menyebabkan perbaikan instalasi air mancur tidak berjalan optimal. Kini perbaikan tambah molor karena adanya pembangunan jembatan. Saat ditanya berapa kerugian akibat tak beroperasinya air mancur menari, Agung enggan membeberkannya.

“Ada lah kerugiannya. Tapi tidak saya sebut saja,” kata Agung.

Saat ini Agung menyebutkan adanya penurunan jumlah pengunjung Taman Pelangi akibat perbaikan tempat wisata  air mancur menari. Biasanya dalam sehari jumlah pengunjung bisa mencapai 500-an orang, kini hanya 200-an orang. Agung memastikan operasional air mancur menari bisa dinikmati kembali pengunjung sebelum Lebaran nanti.

Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) TSTJ Solo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengatakan perbaikan air mancur masih dikerjakan pengelola. Bimo tak mempersoalkan belum kelarnya perbaikan wahana air mancur menari tersebut.

Hal juga mempertimbangkan pengunjung Taman Pelangi. “Ini kan demi memberikan yang terbaik bagi pengunjung. Jadi tidak masalah, yang penting sebelum Lebaran air mancur menari sudah bisa beroperasi lagi,” katanya.

 

Kolom 1 day ago

Budaya Ngiras