Keluhan Warganet Tentang Sulitnya Soal UNBK SMA Viral

Capture komentar kocak warganet terkait UNBK SMA (Istimewa)
16 April 2018 19:15 WIB Muhammad Rizal Fikri Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2017/2018 tingkat SMA/MA sudah selesai, Kamis (12/4/2018). Tak lama sesudahnya, media sosial (medsos) diramaikan dengan komentar kocak warganet yang mengeluhkan susahnya soal UNBK.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, Senin (16/4/2018), komentar-komentar kocak warganet mengeluhkan susahnya UNBK SMA sudah beredar foto capture-nya di berbagai akun medsos. Alih-alih memprotes, komentar-komentar itu malah mengundang tawa. Berikut ini beberapa komentar kocak terkait sulitnya soal UNBK yang dihimpun Solopos.com dari akun Instagram @kemdikbud.ri.

“Pak, kemarin pulang abis ngerjain UNBK adik saya lupa ingatan. Setelah dirukiyah baru ingat lagi dirinya siapa. Kirain ketempelan setan, gataunya ketempelan soal matematika,” tulis @nuritkaler.

“Siswa yang religius itu waktu UNBK gak jawab soalnya. Tapi, ninggalin tulisan, ‘semua biar tuhan yang menjawab’,” tulis @hendra_joe.

“Semoga UN Biologi kali ini bukan soal Kedokteran UI,tulis @imadeekosatria.

“Pak, tadi saya ke sekolah niatnya mau ngerjain soal matematika. Kok malah jadi soal matematikanya yang ngerjain saya?” tulis @emilfhanif.

“Pak, besok UN Listening yang ngomong bule apa orang Wakanda? Kalau Wakanda, mending saya berantem sama Thanos. Ikut Mau? Pak? Woi buset, diem-diem bae,” tulis @_leonardgeorge.

“Pak, saya disuruh buat struktur Solar. Mana saya tahu Pak, saya pakai Pertalite,tulis @glukoca.

“Pak, saya menyesal pilih Fisika. Tahu gitu saya pilih nikah,” tulis @tasyafilia.

Selain anak SMA yang mengeluh UNBK terlalu susah, ada juga anak SMP yang memohon agar soalnya UNBK SMP tak terlalu susah. Alasan bocah itu tak kalah kocak dari komentar lainnya.

Jangan susahkan UN SMP Pak. Saya belum siap nikah muda, apalagi diusir dari rumah Pak. Tolong saya!” tulis @laurenquesta.


Tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberlakukan high order thinking skills (HOTS) untuk soal-soal UNBK. Tahun ini baru 10 persen soal yang memerlukan daya nalar tinggi. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dari UN.

Meski muncul keluhan soal UNBK tak sesuai kisi-kisi, Kepala pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemdikbud, Muhamad Abduh mengatakan soal yang dikeluhkan sudah sesuai kisi-kisi yang diberikan. “Dari perspektif kami soal-soal yang diujikan sudah sesuai dengan kisi-kisi yang ditetapkan,” jelas Abduh seperti dikutip Okezone.

Kolom 1 day ago

Budaya Ngiras